MUI Kota Depok Keluarkan Fatwa Penyelenggara Ibadah Iduladha

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok mengeluarkan Fatwa Nomor 06 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Ibadah Salat Iduladha dan Panduan Ibadah Kurban dalam Situasi Pandemi Covid-19. Salah satu putusannya yaitu memperbolehkan pelaksanaan salat Iduladha di masjid yang berada di zona hijau dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Waktu salatnya juga dilaksanakan dengan seefisien mungkin. Maksimal 20 menit,” ujar Ketua MUI Kota Depok Dimyati Badruzaman di Depok, Jawa Barat, Kamis (16/7/2020).

Selain itu, lanjut Dimyati, jemaah salat Iduladha adalah warga yang berdomisili di sekitar masjid atau tempat lain yang digunakan untuk beribadah. Sementara warga yang sedang sakit dan anak-anak tidak diperkenankan.

“Bagi orang yang sedang sakit dan anak-anak yang belum baligh tidak diperkenankan mengikuti salat Iduladha ,” tutur Dimyati.

Lebih lanjut, dia menuturkan, untuk pelaksanaan pemotongan hewan kurban dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Sedangkan yang bukan di RPH, maka wajib mengikuti pedoman teknis pemotongan hewan kurban dan pendistribusian daging kurban sesuai dengan yang tercantum dalam fatwa tersebut.

Dimyati juga meminta warga yang berkurban dan penerima manfaat daging kurban agar tidak perlu hadir saat proses pemotongan hewan kurban. Semua itu guna meminimalisir kerumunan.

“Semoga syiar ibadah Iduladha tetap semarak, dengan tetap patuh pada protokol kesehatan. Memelihara semangat berbagi dalam kedermawanan religius dan kesalehan sosial,” pungkas Dimyati.