Mudik Besok Dilarang, Stasiun Ps Senen Ramai Pemudik hingga Tak Taat Prokes

– Sehari menjelang penerapan pelarangan mudik Lebaran 2021, Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat tetap dipadati ratusan penumpang yang akan meninggalkan Ibu Kota, Rabu (5/5/2021). Diketahui larangan mudik akan diperlakukan mulai Kamis (6/5/2021) besok.  

Berdasarkan pantauan sekitar pukul 10.15 WIB, penumpang tampak memadati stasiun. Mereka terlihat menanti keberangkatan di ruang tunggu dengan barang bawaan masing-masing. 

Karena adanya penerapan jaga jarak di kursi yang tersedia, membuat sejumlah penumpang harus berdiri atau memilih duduk di lantai. 

Kemudian tampak juga dari penumpang ada yang tidak menggunakan masker dengan baik, seperti menggunakannya di dagu atau bahkan tidak memakai sama sekali. 

Baca Juga: Larangan Mudik, Pelabuhan Merak Mulai Sepi Hari Ini, Tak Ada Manusia

Penampakan Pasar Senen yang dipadati calon penumpang yang mau melaksanakan mudik lebaran. (Suara.com/Yaumal)
Penampakan Pasar Senen yang dipadati calon penumpang yang mau melaksanakan mudik lebaran. (Suara.com/Yaumal)

Sementara itu, di loket masuk menuju peron terlihat sesekali  antrean penumpang yang tidak terlalu panjang. Para petugas terlihat sibuk memeriksa tiket dan surat bebas Covid-19, sebagai syarat wajib keberangkatan. Namun batas antrean dari satu penumpang ke penumpang lainnya tidak memberlakukan jaga jarak sesuai dengan protokol kesehatan. 

Kendati demikian tidak henti-hentinya petugas yang berjaga mengingatkan para penumpang untuk mematuhi protokol kesehatan.

Penampakan Pasar Senen yang dipadati calon penumpang yang mau melaksanakan mudik lebaran. (Suara.com/Yaumal)
Penampakan Pasar Senen yang dipadati calon penumpang yang mau melaksanakan mudik lebaran. (Suara.com/Yaumal)

Petugas juga menegur mereka yang melanggar. Antrean juga sesekali juga terjadi di loket pelayanan tes Antigen dan Genose. Nampak penumpang yang akan menggunakan layanan ini tidak terlalu ramai. 

Namun, dibanding pada hari-hari sebelumnya pemandangan Stasiun Senen jelang pemberlakuaan larangan mudik besok, tergolong sepi. 

Pemerintah resmi mengeluarkan kebijakan larangan mudik. Aturan itu  berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021.  

Baca Juga: Suasana Pelabuhan Merak Jelang Larangan Mudik

Kebijakan tersebut disampaikan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK),  Muhadjir Effendy di kantornya secara daring, Jumat (26/3/2021). 

Keputusan itu diambil dari rapat tingkat menteri (RTM) yang dipimpin oleh Menko PMK. “Maka ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan,” kata Muhadjir melalui konferensi pers yang ditayangkan melalui YouTube Kemenko PMK. 

Larangan mudik lebaran ini berlaku bagi seluruh ASN, TNI, Polri, pegawai BUMN, karyawan swasta dan seluruh masyarakat. 

Hal tersebut dilakukan selain mengurangi penyebaran virus Corona (Covid-19), juga untuk mensukseskan program vaksinasi yang digalakkan pemerintah.

Berita terkait: