Mesir Terima 300.000 Dosis Vaksin Covid-19 Sinopharm

Mesir menerima 300.000 dosis vaksin virus corona yang dikembangkan oleh China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) pada Selasa (23/2) dini hari.

Seperti dilaporkan Reuters, Kementerian Kesehatan Mesir menyatakan paket vaksin dari Tiongkok adalah pengiriman kedua dari vaksin Sinopharm ke Mesir. Negara itu menerima pengiriman 50.000 dosis pertama pada Desember 2020.

Negara Afrika Utara itu juga mendapat 50.000 dosis vaksin yang dikembangkan oleh Astrazeneca pada awal Februari sebagai bagian dari programnya untuk memvaksinasi petugas kesehatan.

Mesir mulai memvaksinasi staf medis garis depan terhadap Covid-19 pada 24 Januari menggunakan vaksin Tiongkok.

BACA JUGA

Presiden Peru Disuntik Vaksin Covid-19 Sinopharm

“Mesir akan membuka proses pendaftaran online minggu depan untuk kelompok lain yang memenuhi syarat untuk vaksinasi, seperti orang tua dan pasien dengan penyakit kronis,” kata Mostafa Ghoneima, asisten menteri kesehatan.

Di sisi lain, Mesir akan menerima 6,8 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Astrazeneca. Seperti dilaporkan Arabnews, Senin (22/2), Menteri Kesehatan dan Kependudukan Hala Zayed mengonfirmasi rencana pengiriman itu.

“Pendaftaran daring untuk vaksinasi akan dimulai minggu depan, dengan prioritas untuk orang tua dan mereka yang menderita penyakit kronis,” tambahnya.

Zayed mengatakan Mesir telah terjangkit 100 juta dosis suntikan Covid-19, 40 juta di antaranya berasal dari Gavi, Aliansi Vaksin.

BACA JUGA

Korea Selatan Mulai Gunakan Vaksin Pfizer dan Astrazeneca Pekan Depan

“Kami tahu bahwa ada kekurangan global, tetapi kami adalah negara Afrika pertama yang menerima vaksin dan memulai kampanye vaksinasi,” tambahnya.

Hossam Hosni, ketua komite ilmiah untuk memerangi virus corona di Mesir, mengatakan vaksinasi dokter akan dilakukan dalam beberapa minggu, diikuti oleh warga sipil.

Berita terkait: