Menteri PAN dan RB Apresiasi Inovasi dan Kerja Keras Korlantas Polri Layani Masyarakat

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Tjahjo Kumolo mengapreasiasi berbagai inovasi yang dibuat oleh Korlantas Polri. Pelayanan kepada masyarakat dinilai akan semakin mudah, efektif, dan efisien.

“Kami dari Kementerian PAN dan RB mengapreasiasi berbagai inovasi yang telah diciptakan Korlantas Polri. Inovasi-inovasi ini makin memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Tjahjo, Jumat (17/7/2020).

Tjahjo lantas mencontohkan sejumlah inovasi yang telah diciptakan Korlantas Polri, khususnya Direktorat Registrasi Identifikasi. Misalnya inovasi dari Subdit SIM Direktorat Registrasi Identifikasi melalui Pelayanan SIM Internasional Online .

Pemohon tak perlu hadir secara langsung. Registrasi dan pembayaran pun dilakukan secara elektronik. Pengantaran buku SIM Internasional menggunakan jasa pengiriman. Inovasi lainnya, Smart SIM yakni kartu SIM yang dapat digunakan sebagai e-money .

“Ada juga inovasi Sistem Antrianfifo, yakni perangkat kompterisasi dan sistem uji praktek SIM A dan C secara elektronik. Lalu, inovasi Pusat Pengaduan Pelayanan SIM atau Call Center , dan Satpas Monitoring Center (SMC),” ungkap Tjahjo.

Tjahjo mengungkap masih ada inovasi yang dalam proses penyelesaian seperti enam digitalisasi SIM Internasional dan SIM Nasional. Berikutnya inovasi menyangkut perpanjangan SIM Nasional, termasuk Samsat Online Nasional.

Selanjutnya ada Elektronic Registration dan Identification (ERI), STNK berupa kartu, Blokir LAPCR, SICK Online , Nomor Pilihan Nasional, dan Ropilnas. Inovasi lainnya yakni Electronic Registration dan Identification dan arsip digital, serta SBST Online .

“Saya sebagai Menpan RB yang menangani bidang reformasi birokrasi dan pelayanan masyarakat memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi-inovasi Korlantas Polri ini,” ujar mantan Menteri Dalam Negeri tersebut.

Di sisi lain, Tjahjo menilai Korlantas Polri telah bekerja keras melakukan pengamanan lewat Operasi Ketupat 2020. Tjahjo menganggap itu sebagai operasi kemanusiaan selama masa pandemi. Demikian halnya pengamanan saat Hari Raya Idul Fitri.

“Pada umumnya masyarakat sudah memahami tentang larangan mudik. Ini karena sosialiasi masif lewat media massa. Pengamanan Operasi Ketupat 2020 juga berjalan aman dan lancar. Ini berkat sinergitas yang mantap dengan stakeholder terkait,” kata Tjahjo.

Tjahjo pun menyebut, “Operasi Ketupat yang dilakukan Polri ini untuk memberikan suasana kenyamanan berlalu lintas dan menjaga disiplin ketertiban berlalu lintas dan memberikan penyuluhan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Sukses selalu untuk Korlantas Polri.”

Berita terkait: