Menpora: Pelatih yang Tepat Bisa Cetak Atlet Berprestasi

Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, seorang pelatih dapat menentukan prestasi atlet di kemudian hari. Untuk itu, pihaknya menggelar pelatihan kapasitas tenaga keolahragaan yang ditujukan untuk para pelatih.

Pelatihan pertama yang berlangsung selama 13-18 Juli diikuti oleh cabang olahraga (cabor) wushu, balap sepeda, menembak, dan sepak bola.

Cabor wushu mendapatkan pelatihan pelatih tingkat pratama. Kemudian untuk cabor menembak, pelatihan untuk pelatih level B-C nasional. Kempora memberikan pelatihan  refreshment national commissaire road (wasit) untuk balap sepeda. Pelatihan sepakbola dikhususkan pada manajemen suporter.

“Dari segi kepelatihan masih sangat lemah, dengan ini kita upayakan pelatih punya standar dan kualitas sesuai standar masing-masing cabor,” kata Menpora Zainudin ketika menutup pelatihan di Ballroom Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

Salah satu sisi dari segi usia, seorang pelatih harus tepat dalam memberikan ragam dan bobot materi sesuai dengan usia atlet anak didiknya. Jika tidak tepat, bisa menjadi beban tersendiri bagi perkembangan atlet itu sendiri.

“Materi pelatihan harus sesuai usia, jangan sampai materi senior diterapkan pada junior, kita harus perbaiki. Dari pelatih yang benar dan tepat, akan lahir atlet-atlet berprestasi di kemudian hari,” tambahnya.

Pada penutupan pelatihan, Menpora memberikan piagam kepada perwakilan peserta yaitu pelatih cabor menembak¬†Alex’s Roy Korniawan (Jatim), cabor Wushu Edgar Xavier Marbelo (DKI Jakarta), cabor sepeda commisaire¬†(Wasit) Nasional Wilhelmina Tutuarina (Bali).

Turut hadir dalam penutupan tersebut adalah Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bhakti, Stafsus Pengembangan Prestasi Olahraga M Nigara, TAM Uden Kusumawijaya.

Berita terkait: