Menko Luhut: Skenario

Bertepatan dengan Hari Bumi , Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah akan terus berupaya mempercepat target nol emisi karbon atau net zero emission yang semula diharapkan tercapai pada 2060. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui peningkatan bauran energi baru terbarukan (EBT).

“Kita tidak terlalu lama lagi meninggalkan energi fosil dan akan masuk pada energi terbarukan untuk menghindari pemanasan bumi. Target ini akan terus kita dorong, sehingga kita mungkin bisa lebih cepat dari yang sudah disebutkan sebelumnya di 2060,” kata Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual Grab #LangkahHijau, Kamis (22/4/2021).

BACA JUGA

Hari Bumi, KLHK Ajak Masyarakat Kontribusi dalam Penurunan Emisi Karbon

Luhut menambahkan, dukungan pihak swasta dalam mempercepat net zero emission juga sangat penting. Salah satunya seperti yang sudah ditunjukkan Grab melalui program Langkah Hijau. Grab juga telah mengoperasikan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle).

Pemerintah sendiri menargetkan 2 juta unit KBLBB (Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai) roda dua beroperasi di 2025. Luhut berharap Grab dan aplikasi penyedia transportasi lainnya bisa menjadi bagian dari visi pemerintah Indonesia tersebut.

“Saya mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Grab dengan para mitra strategisnya, terutama perusahaan manufaktur kendaraan dalam negeri untuk bergotong royong mewujudkan program Langkah Hijau, sehingga layanan yang ramah lingkungan dapat tersedia untuk masyarakat luas,” kata Luhut.

Berita terkait: