Menkes Serahkan Langsung Santunan dan Insentif Tenaga Kesehatan

Menteri Kesehatan ( Menkes ), Terawan Agus Putranto, menyerahkan santunan bagi tenaga kesehatan (Nakes) yang gugur dalam penangan Covid-19. Selain itu, diserahkan pula insentif bagi nakes yang terlibat penanganan corona .

Penyerahan santunan dan insentif tersebut, dilakukan di aula tower 8 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, Jumat (17/7/2020) petang. Santunan tersebut, diserahkan kepada tiga keluarga tenaga kesehatan yang gugur dalam penanangan Covid-19 .

Untuk besaran santunan kematian sebesar Rp 300 juta, diberikan kepada tenaga kesehatan yang meninggal dalam memberikan pelayanan kesehatan dikarenakan paparan Covid-19 saat bertugas.

Adapun besaran insentif untuk tenaga kesehatan di rumah sakit setinggi-tingginya antara lain, dokter spesialis sebesar Rp 15 juta, dokter umum dan gigi Rp 10 juta, bidan dan perawat Rp 7,5 juta. Sementara, tenaga medis lainnya Rp 5 juta.

Penyerahan santunan dan insentif tenaga kesehatan.

“Sungguh rasa duka mendalam atas kehilangan kami para pahlawan tenaga medis ini. Sungguh menyedihkan bagi kami. Penghargaan setinggi-tingginya kami berikan kepada beliau,” kata Menteri Terawan dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (18/7/2020).

Menurut Terawan, perjuangan mereka yang tidak lelah membantu saudara-saudaranya yang mengidap Covid-19 merupakan bentuk dari dedikasi yang luar biasa.

“Ini wujud betapa Bapak Presiden memberikan perhatian dan penghargaan setinggi tingginya. Supaya tenaga kesehatan tetap punya semangat dan dedikasi tinggi,” tandas Terawan.

Salah satu ahli waris penerima santunan, Gusti Rina yang merupakan istri tenaga kesehatan di RSUD Ulin Banjarmasin yang gugur bertugas, (alm) Untung SKep Ners MKes, tak dapat menahan harunya saat menerima perhatian dari pemerintah.

Rina mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah, tak hanya terhadap perjuangan yang dilakukan (alm) suaminya tapi juga seluruh tenaga kesehatan yang berjuang menangani Covid-19 di Indonesia.

Berita terkait: