Menerapkan 3M Khusus Ibu Terinfeksi Covid-19 Saat Memberi ASI

Virus corona Covid-19 masih menjadi momok di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Sehingga diperlukan berbagai upaya guna mencegah penularan, supaya tidak semakin merebak. Kekhawatiran tersendiri bagi seorang ibu yang masih memiliki tanggung jawab menyusui bayinya. Kendati demikian, dirinya telah dinyatakan terinfeksi Covid-19.

Seorang ibu dengan COVID-19 yang dikonfirmasi, harus diberi konseling untuk mengambil tindakan pencegahan. Guna menghindari penyebaran virus ke bayinya.

Wajib mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak atau 3M, sangat membantu dalam menekan kemungkinan terjadinya penularan dari ibu ke bayi. Namun ada beberapa hal penting lain yang patut diketahui.

Berikut cara menerapkan 3M khusus ibu terinfeksi, saat hendak memberi ASI, seperti dilansir dari covid19.go.id .

Praktik 3M Sebelum Menyusui

ilustrasi menyusui

Shutterstock/Zurijeta

Bagi Anda yang tinggal di wilayah terpengaruh atau memiliki risiko, khususnya yang menunjukkan gejala demam, batuk dan sesak napas harus mencari pengobatan secepat mungkin. Serta mengikuti perintah tenaga kesehatan.

Mengetahui betapa pentingnya pemberian ASI, sebagai nutrisi terbaik bagi bayi. Ibu yang sedang menyusui, bisa melanjutkan ASI sambil terus melakukan tindakan-tindakan pencegahan.

Sebagaimana virus pernapasan yang lain, virus Covid-19 baru, tidak menular melalui cairan ASI (penelitian saat ini). Bagi ibu atau siapapun yang mengalami gejala dan perlu berinteraksi dengan buah hati, perhatikan hal-hal berikut:

  • Gunakan masker saat berada dekat bayi (termasuk saat memberi ASI).
  • Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah kontak dengan bayi.
  • Bersihkan permukaan benda yang tersentuh tangan, dengan lap, tisu atau cairan disinfektan.
  • Bila ibu merasa terlalu lemah, sebaiknya perah ASI dan berikan pada bayi dengan cangkir atau sendok bersih, sambil tetap mengikuti tindakan-tindakan pencegahan di atas.

Kunci Utama

Pedoman menyusui bayi dalam konteks Covid-19, sebaiknya diketahui oleh keluarga dan penyedia layanan kesehatan. Seorang ibu dengan suspek1 atau terkonfirmasi Covid-19 harus diberi konseling untuk mengambil semua tindakan pencegahan yang mungkin untuk menghindari penyebaran virus ke bayinya.

Para ibu harus diberi edukasi tentang rekomendasi cara membersihkan dan mensterilkan pompa ASI dengan benar. Jika memungkinkan, ASI perah harus diberikan kepada bayi oleh pengasuh yang sehat, yang tidak berisiko tinggi terkena penyakit parah akibat Covid-19.

Berita terkait: