Mendes Tetapkan Dua SDGs Ini Sebagai Prioritas Utama

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ( Mendes PDTT ) Abdul Halim Iskandar menetapkan desa tanpa kemiskinan dan desa tanpa kelaparan sebagai target utama dalam pencapaian 17 plus tujuan pembangunan berkelanjutan ( sustainable development goals atau SDGs).

Demikian pernyataan Mendes Abdul Halim atau yang akrab disapa Gus Menteri dalam pernyataannya, Jumat (24/7/2020).

“Kita akan menggunakan 17 indikator yang dikembangkan melalui sustainable development goals atau SDGs yang kemudian kita landing kan. Kita lokalisir ke tingkat yang lebih kecil yaitu desa,” ungkap Gus Menteri.

Baca juga:  Kemdes PDTT Dorong Pembangunan Berkelanjutan di Desa

Dari 17 indikator tersebut, target pertama yang ingin dicapai adalah mengatasi kemiskinan di desa.

“Kita sekarang selalu bicara desa tanpa kemiskinan. Target kita adalah bagaimana desa-desa di Indonesia lepas dari kemiskinan. Saya yakin, ketika desa-desa di Indonesia tidak ada kemiskinan, maka Indonesia juga akan terbebas dari kemiskinan,” kata Gus Menteri.

Selain itu, desa tanpa kelaparan juga merupakan target utama yang ingin ia capai.

Menurut mantan Ketua DPRD Jawa Timur tersebut, kemiskinan dan kelaparan adalah dua hal yang kadang-kadang tidak bisa dipisahkan.

“Kasus-kasus tertentu menunjukkan bahwa ada kemiskinan tanpa kelaparan, ada. Ada juga kelaparan yang sebenarnya tidak miskin,” jelasnya.

“Ini sama dengan bicara tentang gizi buruk. Ternyata, gizi buruk tidak selalu melanda pada warga miskin, bahkan warga kelas menengah pun anaknya banyak yang ditemukan yang stunting . Kenapa? Ini terkait dengan gaya hidup,” imbuhnya.

Gus Menteri menyatakan, kasus  stunting di kalangan warga kelas menengah Indonesia disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat.

“Oleh karena itu, desa tanpa kelaparan juga menjadi bagian penting dari upaya kita untuk menuju desa yang kita harapkan,” tutupnya.

Berita terkait: