Mendagri Libia Lolos dari Upaya Pembunuhan

Menteri Dalam Negeri Libia Fathi Bashagha selamat dari upaya pembunuhan. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Minggu (21/2), Bashagha baru saja kembali dari pertemuan di pinggiran kota Tripoli ketika konvoinya diserang oleh orang-orang bersenjata tak dikenal.

Pada Minggu (21/2), Bashagha telah menyelesaikan pertemuan dengan ketua perusahaan minyak nasional dan kembali ke Tripoli, kursi Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui secara internasional.

Menurut satu sumber, pria 58 tahun itu lolos tanpa cedera. Salah satu penyerang tewas dalam serangan itu, sedangkan dua orang lainnya ditangkap.

Dalam beberapa bulan terakhir, Bashagha memicu kemarahan beberapa kelompok bersenjata di Tripoli setelah mengumumkan rencana untuk mendemobilisasi milisi. Dia ingin mengintegrasikan kembali kelompok bersenjata ke dalam aparat keamanan formal.

BACA JUGA

200 Migran Ilegal Diselamatkan dari Pantai Libia

Libia telah terperosok dalam konflik sejak pemberontakan yang didukung NATO tahun 2011 melawan penguasa lama Moammar Khaddafi.

Negara Afrika Utara, penghasil minyak yang signifikan, telah terbagi antara GNA dan pemerintahan saingan di timur. Saat ini, GNA dan pemerintah tandingan itu didukung oleh berbagai aktor lokal dan internasional.

Bashagha, yang menjabat sebagai menteri dalam negeri GNA yang diakui PBB sejak Oktober 2018, dipandang sebagai favorit untuk menggantikan ketua terakhir, Fayez al-Sarraj.

Posisi itu akhirnya jatuh ke tangan Abdul Hamid Dbeibah, seorang pengusaha berusia 61 tahun dari Misrata yang terpilih sebagai perdana menteri oleh delegasi Libia dari kedua belah pihak pada pembicaraan damai yang ditengahi PBB di Jenewa, bulan lalu.

Pemerintah sementara yang baru ditugaskan untuk memimpin negara melalui pemilihan, yang dijadwalkan pada bulan Desember.

Berita terkait: