Mau Mudah Bayar Pajak Kendaraan? Pakai Saja Si Ondel

Menghadapi pandemi Covid-19, seluruh sektor dituntut beradaptasi dengan kebiasaan dan tatanan kehidupan baru untuk mencegah penyebaran virus.

Menyikapi hal itu, Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan strategi baru menurut Pelayanan Standar Budaya Baru (PSBB) demi terwujudnya pelayanan prima kepada masyarakat dengan mengadopsi teknologi informasi secara adaptif di era revolusi industri 4.0. Ada tiga inovasi yang dibuat, pertama meluncurkan Aplikasi Samsat Online Delivery alias Si Ondel.

“Si Ondel merupakan sebuah aplikasi berbasis teknologi informasi dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan. Aplikasi ini memiliki ragam keistimewaan mulai dari dapat dilakukan di mana saja, kemudahan metode pembayaran secara non tunai, opsi pembayaran melalui pinjaman atau kredit, serta Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran (TBPKP) dapat diambil menggunakan jasa pengiriman atau pengantaran barang secara online , dan juga terdapat fitur real time tracking dalam proses pengiriman atau pengantaran tersebut,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo, Selasa (22/9/2020).

Dikatakan Sambodo, tidak hanya memudahkan wajib pajak dalam proses pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor, Si Ondel juga mendukung program pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 dengan meminimalisir kontak fisik antara wajib pajak dengan petugas Samsat.

BACA JUGA

Operasi Zebra Jaya, Polisi Gelar Sidang di Tempat

“Selain itu dapat mengurangi kerumunan di Kantor Samsat, serta pada akhirnya akan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sumber pajak kendaraan bermotor,” ungkapnya.

Sambodo menyampaikan, dalam rangkaian HUT ke-65 Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Ditlantas Polda Metro Jaya juga meresmikan pengembangan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tahap II.

“Electronic Traffic Law Enforcement dikembangkan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sejak November 2018, sebagai terobosan revolusioner dalam mentransformasi penegakan hukum melalui elektronik. Mengadopsi Intelligence Traffic Solution (ITS), ETLE mampu meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, serta mampu mendeteksi kendaraan bermotor yang terkait kasus kriminal sebagai data awal Reskrim dalam membantu pengungkapan berbagai kasus kejahatan dengan sarana kendaraan bermotor,” katanya.

Sambodo menyebutkan, pada awalnya Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya baru mengoperasikan 12 titik ETLE. Namun dengan dukungan anggaran dari Pemprov DKI Jakarta, ETLE dapat dikembangkan pada 45 titik baru. Sehingga kini Ditlantas Polda Metro Jaya telah mengoperasionalkan 57 kamera ETLE.

“Harapannya, penambahan 45 kamera ETLE ini akan mampu meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berkendara di Ibu Kota serta menghindari kontak fisik antara pelanggar dan petugas dalam proses penegakan pelanggaran hukum lalu lintas,” jelasnya.

Si Jampang

Menurut Sambodo, Ditlantas Polda Metro Jaya juga membuat inovasi aplikasi jaga persimpangan atau yang akrab dipanggil Si Jampang. Sebuah aplikasi yang berfungsi dalam melakukan monitoring, mobilisasi, serta koordinasi personel Polantas secara real time dan online.

“Si Jampang menjadi jawaban atas pengelolaan SDM Polantas yang modern dimasa pandemi Covid-19 dengan fitur-fitur unggulan meliputi menu channel atau group yang memudahkan penyampaian perintah tingkat satker bahkan unit kerja,” katanya.

Tombol push to talk pada aplikasi Si Jampang, kata Sambodo, digunakan untuk kemudahan penyampaian perintah ataupun tugas melalui panggilan audio. Kemudian, tombol SOS warna hijau untuk kemacetan, warna kuning untuk kejadian kecelakaan dan warna merah untuk kondisi darurat, di mana pesan akan diterima oleh seluruh anggota.

“Tombol maps berfungsi memonitoring posisi seluruh anggota polantas di lapangan. Tombol pesan di mana dapat berbagi pesan melalui teks maupun foto atau gambar dari menu kamera. Serta menu active atau off sebagai status petugas yang dapat berguna untuk rekap data absensi,” ucapnya.

BACA JUGA

Operasi Zebra Jaya, Polisi Gelar Sidang di Tempat

Sambodo menuturkan, Si Jampang sangat membantu anggota dalam proses absensi, laporan kegiatan, laporan penilaian kinerja, memantau kondisi sekitar, serta emergency . Sementara untuk pimpinan, Si Jampang membantu koordinasi, monitoring anggota, penentuan penilaian, rekam jejak, serta pengawasan dan audit.

“Harapannya aplikasi ini akan mampu meningkatkan kinerja Ditlantas Polda Metro Jaya dalam mewujudkan lalu lintas
Jakarta yang aman, selamat, tertib, dan lancar,” katanya.

Berita terkait: