Masyarakat Kota Palu Serbu Pasar Murah Ramadan

Masyarakat Kota Palu , Sulawesi Tengah masih menyerbu beberapa jenis komoditas yang sangat dibutuhkan pada hari kedua pelaksanaan pasar murah Ramadan 2021 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Nunu, Kecamatan Palu Barat.

Pantauan Antara , Kamis (8/4/2021), masyarakat yang datang berbelanja pada hari terakhir pelaksanaan pasar murah bertambah banyak dibandingkan hari pertama.

Sejumlah kebutuhan pokok yang paling dicari masyarakat antara lain beras, bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak goreng, cabai, telur ayam, tepung terigu dan daging ayam serta daging sapi. Komodit ini sangat laris untuk kebutuhan Ramadan.

Pada hari pertama pemerintah memberikan subsidi harga beberapa kebutuhan pokok, termasuk komoditi gula pasir. Namun, hari kedua pasar murah, subsidi tidak lagi diberikan pemerintah.

Misalkan, gula pasir sudah dijual normal kembali oleh Perum Bulog Sulteng dengan harga Rp 12.500/kg sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Hari pertama pemerintah memberi subsidi bagi komoditi itu sehingga Bulog menjualnya dengan harga hanya Rp 10.000/kg.

Transaksi jual beli tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 dan diawasi langsung Satgas Penanganan Covid-19 Sulteng, polisi, dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

BACA JUGA

Jelang Ramadan dan Idulfitri, Pemerintah Dorong Pemulihan Ekonomi dan Pengendalian Pandemi

Asisten II Sekdaprov Sulteng meminta Bulog untuk menjual daging sapi beku tidak lebih dari Rp 100.000/kg.

“Kami pemerintah daerah mencoba untuk menekan harga daging di bawah Rp 100/000/kg,” katanya.

Karena itu, Bulog selaku salah satu BUMN yang dipercayakan pemerintah untuk menangani beberapa komoditi pangan, termasuk di dalamnya daging sangat diharapkan menjual dengan harga di bawah harga pasar.

Kepala Bidang Komersial Kantor Wilayah Perum Bulog Sulteng, Aan As Arri Wijayadi mengatakan ada beberapa komoditas yang dijual Bulog di pasar murah seperti beras, gula pasir, telur ayam, daging ayam, daging sapi, tepung terigu dan minyak goreng.

Semua kebutuhan itu rata-rata dijual Bulog kepada masyarakat dengan harga relatif murah dibandingkan di pasaran umum.

Contohnya daging ayam beku dijual Bulog Sulteng seharga Rp 35.000/ekor atau Rp 100.000/tiga ekor. Harga di pasaran lokal untuk daging ayam mencapai Rp 50.000/ekor.

Begitu halnya dengan daging sapi beku, Bulog menjual dengan harga Rp 95.000/kg. Harga di pasaran lokal mencapai Rp 110.000/kg. Bahkan saat hari raya, harganya bisa sampai Rp 120.000/kg.

Berita terkait: