Masyarakat Bakal Dapat Bansos Sembako 2 Kali di Ramadan dan Lebaran

– Pemerintah bakal mempercepat penyaluran bantuan sosial ( Bansos ) sembako pada masa Ramadan dan Lebaran. Hal ini untuk mendorong konsumsi lebih banyak pada Lebaran.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, bantuan sembako Juni 2021 akan dipercepat di awal Mei.

Dengan begitu, masyarakat penerima bantuan akan mendapatkan, bansos sebanyak dua kali pada bulan Mei.

“Tentu penyaluran bansos kepada 20 juta keluarga penerima manfaat berupa beras 10 kg, percepatan output daripada PKH, kartu sembako dan BLT, dan penyaluran pencairan sembako dari Juni ke awal Mei selama dua bulan. Jadi ini dipecepat,” ujar Airlangga dalam konferensi pers secara virtual yang ditulis Kamis (8/4/2021).

Baca Juga: TOK! Tahun Ini Masyarakat Bogor Tak Dapat Bansos dari Pemerintah

Untuk diketahui, Pemerintah juga memberikan keringanan kembali bagi masyarakat, terutama dalam aktivitas belanja online saat Ramadan dan Lebaran tahun ini

Airlangga menjelaskan, pemerintah akan membuat hari belanja online nasional (Harbolnas) selama Ramadan. Dalam Harbolnas tersebut, bakal ada promo belanja yang disediakan.

“Pemerintah mendorong hari belanja nasional di H-10 sampai H-5 di mana hari belanja nasional untuk produk lokal,” katanya.

Pemerintah, kata Airlangga, juga memberikan subsidi berupa gratis ongkos kirim bagi yang belanja di Harbolnas.

Sebelumnya, pemerintah mengingatkan perusahaan swasta harus membayarkan tunjangan hari raya (THR) para karyawannya tahun ini. Hal ini untuk mendorong konsumsi pada bulan Ramadan dan Lebaran.

Baca Juga: MAKI Gugat KPK soal Kasus Suap Bantuan Sosial Kemensos

Pasalnya, saat ini pemerintah telah memberikan kelonggaran dan membantu penjualan swasta meningkat.

Misalnya, pemerintah memberikan keringanan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) pada mobil, sehingga banyak masyarakat membeli yang berimbas pada naiknnya penjualan.

“Untuk mendorong konsumsi di lebaran adalah pemberian THR ke karyawan, sudah waktunya Swasta beri THR karena kegiatan sudah dilakukan,” pungkas Airlangga.

Berita terkait: