Maskapai Berjadwal Wajib Miliki Minimal 1 Pesawat

Pemerintah mengubah syarat kepemilikan pesawat bagi operator angkutan udara niaga berjadwal menjadi satu pesawat dimiliki dan dua pesawat dikuasai. Sebelumnya, syarat tersebut berupa lima pesawat dimiliki dan lima pesawat dikuasai.

Perubahan syarat kepemilikan pesawat ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Penerbangan yang merupakan regulasi turunan Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

BACA JUGA

Aturan Pelaksana UU Cipta Kerja Rampung, Kadin Siap Bantu Promosikan Investasi

“Angkutan udara niaga berjadwal memiliki paling sedikit satu unit pesawat udara dan menguasai paling sedikit dua unit pesawat udara dengan jenis yang mendukung kelangsungan operasional penerbangan sesuai dengan rute yang dilayani,” sebut Pasal 65 ayat 2 huruf a PP No.32/2021 yang dikutip Senin (22/2/2021).

Selain itu, PP tersebut mengatur bahwa angkutan udara tidak berjadwal memiliki paling sedikit satu unit pesawat udara dan pesawat udara yang lainnya dalam bentuk menguasai dengan jenis yang mendukung kelangsungan operasional penerbangan sesuai dengan rute yang dilayani.

Sedangkan, angkutan udara niaga khusus mengangkut kargo memiliki paling sedikit satu unit pesawat udara dan pesawat udara yang lainnya dalam bentuk menguasai dengan jenis yang mendukung kelangsungan operasional penerbangan sesuai dengan rute yang dilayani.

Sebelumnya, syarat kepemilikan pesawat ini diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 97 Tahun 2015 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kepemilikan dan Penguasaan Pesawat Udara.

BACA JUGA

Perizinan Berusaha di UU Cipta Kerja Diubah Jadi Berbasis Risiko

Dalam beleid ini ditegaskan bahwa angkutan udara niaga berjadwal harus memiliki paling sedikit lima pesawat udara dan menguasai paling sedikit lima pesawat udara, lalu angkutan udara niaga tidak berjadwal harus memiliki satu pesawat dan menguasai paling sedikit dua pesawat, serta bagi angkutan udara niaga khusus mengangkut kargo wajib memiliki paling sedikit satu unit pesawat udara dan menguasai paling sedikit dua unit pesawat.

Berita terkait: