Mario Draghi Dilantik Jadi PM Italia

Mario Draghi secara resmi memangku jabatan perdana menteri Italia berikutnya dan dilantik pada Sabtu (13/2). Seperti dilaporkan BBC, Draghi, mantan kepala Bank Sentral Eropa, akan membentuk kabinetnya setelah bertemu dengan presiden Italia.

Draghi telah mendapatkan dukungan dari hampir semua partai politik utama, menyusul runtuhnya pemerintahan sebelumnya bulan lalu.

Pemerintah Italia jatuh ke dalam kekacauan di tengah pertengkaran tentang bagaimana menghabiskan dana pemulihan virus corona Uni Eropa (UE).

Italia masih bergulat dengan pandemi dan juga menghadapi krisis ekonomi terburuk dalam beberapa dekade. Negara ini telah mencatat lebih dari 93.000 kematian, jumlah kematian tertinggi keenam di dunia.

BACA JUGA

Mantan Bos Bank Sentral Eropa Akan Jadi PM Italia

Setelah menerima dukungan dari kelompok terbesar di parlemen, Gerakan Bintang Lima, Draghi sekarang memiliki dukungan di seluruh spektrum politik yang luas.
Hal itu berarti dia akan memiliki mayoritas yang cukup besar untuk mendorong agendanya.

Seorang tokoh senior Gerakan Bintang Lima, Luigi Di Maio, akan tetap menjabat sebagai menteri luar negeri di kabinetnya. Sementara Giancarlo Giorgetti, tokoh senior partai populis sayap kanan Liga, akan menjadi menteri industri. Andrea Orlando, dari Partai Demokrat kiri-tengah, akan menjadi menteri tenaga kerja.

Berita terkait: