Mantan PM Malaysia Dinyatakan Bersalah atas 7 Dakwaan Skandal 1MDB

Mantan Perdana Menteri Malaysia dinyatakan bersalah atas tujuh dakwaan kasus terkait skandal keuangan di lembaga investasi negara 1MDB.

Dakwaan terhadap Najib mencakup tiga dakwaan pencucian uang, tiga dakwaan breach of trust (wanprestasi atau ingkar janji), dan satu dakwaan penyalahgunaan wewenang.

Najib bisa menghadapi hukuman penjara antara 15-20 tahun untuk setiap dakwaan.

Sebelumnya, Najib Razak menyatakan dirinya tidak bersalah atas tiga dakwaan pelanggaran kejahatan, tiga dakwaan pencucian uang, dan satu dakwaan penyalahgunaan kekuasaan.  Istrinya, Rosmah Mansor, dan sejumlah pejabat dari pemerintahannya, serta bank investasi Amerika Serikat (AS) Goldman Sachs juga menghadapi dakwaan dalam kasus 1MDB.

Najib Razak, yang kalah dalam Pemilu 2018, menghadapi puluhan dakwaan kejahatan atas dugaan penggelapan dana US$ 4,5 miliar (Rp 63,3 triliun) dari 1MDB. Najib dituduh menerima US$ 1 miliar (Rp 14 triliun) ke rekening pribadinya.

Pada Mei 2019, polisi Malaysia menayatakan telah menyita uang tunai 114 juta ringgit (Rp 386 miliar), lebih dari 400 tas tangan mewah, dan jam tangan mewah dari sejumlah apartemen Najib sebagai bagian dari penyelidikan 1MDB.

Berita terkait: