Luhut sebut demo penolakan UU Ciptaker untuk serobot kursi Presiden? Ini faktanya

Jakarta (/JACX) – Sebuah unggahan menyerupai artikel, yang menampilkan kutipan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Padjaitan terkait demo penolakan UU Cipta Kerja, terlihat beredar di jejaring media sosial Facebook. 

Unggahan berjudul ” Marak Demo Penolakan UU Ciptaker, Luhut: Ada yang Mau Jadi Presiden Tapi Takut Tarung Di 2024 Maunya Main Serobot” , tampak dikirim pemilik akun Bunda Villie ke grup Facebook Denny Siregar Fans, sejak 10 Oktober 2020.

Dalam kirimannya, pengunggah turut menambahkan narasi sebagai berikut: 

“huhaaasaa god job pk luhut”.

Hingga Minggu (18/10), kiriman tersebut sudah dibagikan ulang sebanyak 42 kali, mendapatkan 43 komentar, serta direspon 300 pengguna Facebook lainnya.

Lantas, benarkah Menkomarinves Luhut mengeluarkan pernyataan sebagaimana termuat dalam judul unggahan di Facebook itu?
 

Tangkapan layar hoaks pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan tentang demo penolakan UU Ciptaker dimanfaatkan untuk serobot kursi Presiden (Facebook)

Penjelasan:   
menemukan unggahan di Facebook yang mengutip pernyataan Menteri Luhut itu berasal dari konten artikel milik situs daring Galamedianews.com.

Walau demikian, unggahan di Facebook tersebut diketahui merupakan konten artikel yang telah mengalami proses penyuntingan dari bagian judul Galanews.

Di situs Galamedianews.com, artikel yang mengutip Menko Luhut itu berjudul ” Marak Demo Penolakan UU Ciptaker, Luhut: Ada yang Mau Jadi Presiden “.

Namun, dalam unggahan di Facebook, judul berita itu menjadi “Marak Demo Penolakan UU Ciptaker, Luhut: Ada yang Mau Jadi Presiden Tapi Takut Tarung Di 2024 Maunya Main Serobot”.

Dengan demikian, judul artikel di Facebook itu termasuk hoaks karena menambahkan keterangan palsu.

Klaim: Luhut sebut demo penolakan UU Ciptaker dimanfaatkan untuk serobot kursi Presiden
Rating: Salah/Disinformasi
 

Tangkapan layar artikel berjudul “Marak Demo Penolakan UU Ciptaker, Luhut: Ada yang Mau Jadi Presiden” (Galamedianews.com)

Baca juga: Luhut pastikan Omnibus Law tidak dikerjakan buru-buru

Cek fakta: Luhut melarikan diri ke China? Cek faktanya!

Berita terkait: