Likuditas Melimpah, Transaksi Antar Bank Turun di Semester II-2020

Bank Indonesia (BI) mencatat perkembangan pasar uang tetap didukung transmisi pelonggaran kebijakan. Ini tercermin dari adanya penurunan suku bunga dan volume transaksi antar bank yang lebih besar pada semester II-2020 dibandingkan semester I-2020.

Rata-rata suku bunga Pasar uang antar bank (PUAB) tenor overnight pada semester II 2020 turun lebih dalam sebesar 103 bps. Sehingga keseluruhan tahun 2020 tercatat turun sebesar 184 bps ke level 3,05 persen pada Desember 2020.

“Likuiditas yang memadai di tengah permintaan yang tertahan mendorong turunnya transaksi antar bank,” tulis Bank Indonesia dalam Buku Laporan Perekonomian Indonesia 2020 yang diluncurkan pada Rabu, (27/1).

Rata-Rata harian volume PUAB pada semester II turun menjadi Rp7,58 triliun. Sehingga keseluruhan 2020 tercatat Rp9,61 triliun, lebih rendah dari Rp19,02 triliun pada 2019.

Transmisi kepada suku bunga perbankan juga berlanjut, meskipun belum optimal terutama pada suku bunga kredit. Rerata tertimbang suku bunga deposito pada Desember 2020 tercatat 4,53 persen, turun 178 bps sejak Desember 2019.

Sementara itu, penurunan suku bunga kredit modal kerja lebih rendah sebesar 88 bps menjadi
9,21 persen.

Perbedaan tersebut terjadi seiring likuiditas yang meningkat di tengah pertumbuhan kredit yang melambat. Total penurunan suku bunga deposito pada semester II tercatat 121 bps, lebih tinggi dari 57 bps di semester I. Sedangkan penurunan suku bunga kredit modal kerja pada semester II tercatat 27 bps. Lebih rendah dari 61 bps pada semester I.

Berita terkait: