Layanan Telkom di NTT Mulai Pulih

– PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengungkapkan layanannya di beberapa wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur sudah kembali normal setelah sempat mengalami gangguan akibat amukan Siklon Tropis Seroja sejak akhir pekan lalu.

“Alhamdulillah beberapa daerah yang sempat terdampak gangguan layanan khususnya di wilayah Soe, Atambua, Kalabahi, dan Larantuka telah berangsur pulih. Sementara itu, untuk perbaikan jaringan di ruas Kupang – Soe masih terus diupayakan. Meski demikian, layanan TelkomGroup di seluruh NTT sudah beroperasi seperti semula,” ujar Vice President Corporate Communication Telkom Pujo Pramono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Menurut Pujo, jaringan serat optik ruas Maumere – Larantuka yang sebelumnya terputus, tepatnya di titik Maumere – Iliwengot sudah berhasil terhubung kembali dan beroperasi normal.

Setibanya tim teknisi Telkom di lokasi, langsung melakukan perbaikan dengan penggelaran kabel sepanjang 500 meter untuk dilakukan proses penyambungan.

Baca Juga: Banjir Bandang di Lembata 38 Orang Hilang, Tim SAR Mulai Evakuasi Besok

Layanan Telkom di beberapa wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur seperti Atambua, Soe, Larantuka, dan Kalabahi yang sempat mengalami gangguan telah kembali berangsur normal kembali pada pukul 13.20 WIB.

Selanjutnya Pujo juga mengatakan bahwa Telkom masih mengupayakan jalur alternatif sementara demi mengamankan layanan.

“Kami terus menyiagakan tim teknisi untuk mengamankan dan mengantisipasi adanya dampak yang muncul dikarenakan cuaca ekstrem di NTT. Semoga kondisi ini segera berlalu,” kata Pujo.

Sebelumnya, Telkom menyatakan layanan telekomunikasi dan internet di beberapa wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengalami gangguan pada Rabu (7/4/2021) mulai pukul 05.09 WIB akibat cuaca ekstrem.

Gangguan terjadi akibat putusnya jaringan serat optik ruas Maumere – Larantuka, menyusul sebelumnya hal yang sama terjadi pada ruas Kupang – Soe akibat bencana longsor dan jembatan putus sehubungan dengan kondisi cuaca ekstrem.

Baca Juga: Mensos Ajak Masyarakat Ringankan Beban Korban Bencana NTT dan NTB

Berita terkait: