KPU Tetapkan Nomor Urut Tiga Pasangan Calon Pilkada Makassar

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar , Provinsi Sulawesi Selatan akhirnya menetapkan nomor urut pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar di hotel Harper, jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Saat pengundian Pasangan calon Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi Masse dengan akronim Adama mendapat nomor satu. Disusul pasangan calon Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando dengan akronim Appi-Rahman mencabut nomor urut dua.

Kemudian pasangan calon Syamsu Rizal-Fadli Ananda dengan akronim Dilan memperoleh nomor urut tiga dan terakhir pasangan calon Irman Yasin Limpo-Zunnun Nurdin Halid dengan akronim Imun mendapatkan nomor urut empat.

Komisioner KPU Kota Makassar Gunawan Mashar selaku koordinator divisi teknis penyelenggara mengatakan proses pengundian nomor urut dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

“Untuk pengundian nomor urut ada dua, pertama-tama kita menentukan lebih dulu memilih nomor gilir dari angka 30-60. Urutan paling terendah, pasangan calon lebih dulu mencabut nomor urut,” katanya saat proses pengundian, dilasnir Antara, Kamis (24/9).

Selanjutnya, tahapan kedua, bagi Pasangan calon yang mendapatkan nomor gilir terendah akan memilih boks dinamai box Protap Covid-19, untuk menentukan mana yang akan dipilih.

“Kami menamakan boks Protap Covid-19 sesuai dengan kondisi saat ini. Dilanjutkan Paslon membuka diatas panggung mana yang telah dipilihnya untuk menentukan nomor urut masing-masing,” papar mantan Ketua AJI itu.

Proses pengambilan nomor gilir di mulai dari susunan abjad. Pencabutan nomor gilir dilaksanakan wakil wali kota masing-maisng, yakni Abdul Rahman Bando, Fatmawati Rusdi Masse, Fadli Ananda, dan Zunnun Nurdin Halid.

Fatmawati mendapat nomor terendah 43, kemudian Zunnun nomor 46, disusul Fadli 47 dan Abdul Rahman Bando nomor 59. Proses dilanjutkan dengan pencabutan nomor urut masing-masing di atas panggung yang dibuka secara bersamaan.

Sebelumnya, KPU Kota Makassar telah menetapkan empat pasangan calon yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah, Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada 9 Desember 2020 di kantor KPU setempat pada Rabu, 23 September 2020.

Rencananya setelah pencabutan nomor urut tersebut, akan dirangkaikan dengan deklarasi penegakan protokol kesehatan Covid-19, kemudian dilanjutkan deklarasi Pilkada Damai dan ditutup Deklarasi tolak politik uang di hotel setempat bagi semua paslon disaksikan KPU, Bawaslu dan unsur Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). [ray]

Baca juga:
KPU Resmi Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
Polisi Selidiki Video Sosialisasi Bakal Paslon Pilkada Makassar Diduga Berunsur SARA
Dulu Gagal Lawan Kotak Kosong, Munafri Arifuddin Maju Lagi di Pilkada Kota Makassar
Mantan Wali Kota Hingga Adik Mentan Bakal Bertarung di Pilkada Makassar
KPU Makassar Terapkan Protokol Kesehatan Ketat Saat Pendaftaran Peserta Pilkada

Baca Selanjutnya: Proses pengambilan nomor gilir di…

Halaman

  • 1
  • 2

Berita terkait: