KPU Medan Minta Bapaslon Lengkapi Berkas

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan masih menunggu surat pengunduran diri Salman Alfarisi, bakal calon Wakil Wali Kota yang mendampingi petahana, Akhyar Nasution, dari posisinya sebagai anggota DPRD Sumut,

Selain itu dikatakan Komisioner KPU Kota Medan dari Divisi Program Data dan Informasi, Nana Miranti fotokopi ijazah Salman Alfarisi ini juga salah stempel.

BACA JUGA

Pilkada Medan, Pemilih Perempuan Lebih Banyak dari Laki-laki

“Untuk berkas dari bapaslon Akhyar Nasution – Salman Alfarisi belum lengkap. Kita minta apa yang menjadi kekurangan supaya segera diperbaiki, termasuk surat pengunduran diri Salman sebagai anggota DPRD Sumut,” ujar Nana Miranti di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (17/9/2020).

Disebutkan, ijazah Salman salah stempel saat menyerahkan berkas pendaftaran, sebagai pasangan yang maju dalam pilkada. Stempel ijazah Salman seharusnya dari pesantren tempatnya sekolah dulu. Namun, orang bersangkutan memasukkan berkas yang distempel dari Kementerian Agama.

Sekretaris Tim Pemenangan Bobby Nasution-Aulia Rahman, Alween Ong menyatakan, pihaknya sudah mengajukan perbaikan berkas yang dianggap kurang dilengkapi, menyangkut laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) dan tanda bukti tidak ada tunggakan pajak.

BACA JUGA

KPU Sumut Dorong Pasangan Calon Kampanye Virtual

“Sudah clear . Hanya sedikit yang diperbaiki. Ini kita sudah pegang tanda terimanya dari KPU. Tidak ada lagi kendala, dan semua sudah dilengkapi,” sebutnya.

Setelah semua berkas kedua pasangan calon sudah lengkap, tahapan selanjutnya adalah penetapan Calon Wali Kota Medan dan Wakil pada 23 September 2020. Sehari berselang, 24 September 2020, dilakukan pengambilan nomor urut.