KPU: Baru 486 Paslon Sah Menjadi Peserta Pilkada 2020

– Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan baru ada 486 Pasangan Calon (Paslon) yang sah bisa mengikuti Pilkada Serentak 2020, dari 741 Bapaslon. Hal itu berdasarkan berbagai persyaratan yang telah dipenuhi para Paslon dan dilakukan penetapan Paslon pada Rabu (23/9/2020).

“Total Bapaslon gubernur dan wakil gubernur yang memenuhi syarat 13 calon. Bapaslon bupati dan wakil bupati serta Bapaslon wali kota dan wakil wali kota yang memenuhi syarat 473 calon. Total 486 Paslon,” kata kata Komisioner KPU Evi Novida Ginting di Jakarta, Kamis (24/9/2020).

BACA JUGA

Mahfud MD: Pilkada Tidak Ditunda

Ia menjelaskan data itu berdasarkan sumber Silon (Sistem Informasi Pencalonan), tanggal 24 September 2024, pukul 06.35 WIB. Data yang telah berhasil dikumpulkan menyebutkan dari sembilan provinsi yang mengikuti Pilkada, baru lima provinsi yang sudah melakukan penetapan Paslon dengan jumlah Paslon yang ditetapkan 13 calon. Sementara dari 261 kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada, baru 182 yang telah berhasil melakukan penetapan Paslon dengan jumlah calon 473. Sebagaimana diketahui, Pilkada 2020 dilaksanakan di 270 daerah. Artinya, masih ada 83 daerah yang belum menetapkan Paslon yang sah mengikuti Pilkada 2020.

“Untuk daerah-daerah yang telah melakukan penetapan, tidak ada Bapaslon Pemilihan Gubernur (Pilgub) yang gagal ikut berlaga. Yang terdapat kegagalan hanya ada satu Bapaslon untuk tingkat Pemilihan Bupati (Pilbup) dan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot),” ujar Evi tanpa menyebut Bapaslon yang gagal bertarung.

Sebelumnya, hingga batas akhir pendaftaran calon, ada 743 Bapaslon yang mendaftar. Dari jumlah tersebut, ada dua Bapaslon yang ditolak pendaftaran oleh KPU.

Dari 741 Bapaslon yang diterima pendaftarannya, ada 25 Paslon yang maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub). Kemudian ada 615 Paslon yang maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup). Sementara sisanya yaitu 101 Paslon maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot).

Berita terkait: