KPK Buka Peluang Mintai Keterangan Direksi Anak Usaha Telkom

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus menyelidiki dugaan korupsi di tubuh PT Telkom atau anak usahanya. Penyelidikan ini mencuat setelah tim KPK meminta keterangan mantan Direktur Utama PT Pramindo Ikat Nusantara (PINS), Slamet Riyadi, Kamis (1/10/2020).

BACA JUGA

KPK Tinjau Ulang Rencana Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan

PT PINS merupakan anak usaha PT Telkom yang bergerak di bidang penyediaan Customer Premises Equipment (CPE) dan pemeliharaannya. Tak tertutup kemungkinan dalam proses penyelidikan itu, KPK akan meminta keterangan direksi Telkom maupun anak usahanya.

Plt Jubir KPK, Ali Fikri mengatakan, penyelidikan merupakan serangkain tindakan penyelidik untuk mencari dan menemukan peristiwa yang diduga tindak pidana. Untuk itu, berbagai pihak yang mengetahui peristiwa tersebut akan dimintai keterangan, termasuk jajaran direksinya jika dibutuhkan.

“Sipapun yang kemudian menurut dari penyelidik itu adalah yang diduga tahu terkait dengan peristiwa itu. Maka nanti akan dipanggil,” kata Ali di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2020).

BACA JUGA

Proyek Fiktif Waskita, KPK Periksa Eks Komisaris PT Aryana

Meski demikian, Ali Fikri enggan menjelaskan lebih rinci direksi Telkom maupun pihak lain yang akan dimintai keterangan. Ali meminta publik untuk bersabar mengingat prosesnya masih dalam tahap penyelidikan.

“Itu nanti sesuai kebutuhan yang ada. Nanti ya sabar dulu,” katanya.

Berita terkait: