Kota Bekasi Siap Terapkan Belajar Tatap Muka

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyatakan kesiapannya menyambut pembelajaran tatap muka . Hal ini, lantaran pemerintah daerah telah melakukan simulasi tatap muka di beberapa sekolah yang dijadikan sekolah percontohan tatap muka pada Agustus lalu.

Selain itu, pemerintah daerah mampu melakukan pengendalian terhadap kasus Covid-19 di wilayahnya.

“Kami memiliki fasilitas pelayanan kesehatan yang cukup dan tersebar merata di wilayah Kota Bekasi, kemampuan tim medis yang baik,” ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

BACA JUGA

Pemkab Bekasi Siapkan Aturan Protokol Kesehatan di Sekolah

Beberapa orangtua mengkhawatirkan anaknya melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, terkait dengan sarana transportasi dari rumah menuju ke sekolah dan sebaliknya.

Meski sekolah akan menerapkan dua sif rombongan belajar dengan membagi kapasitas ruang kelas menjadi 50%, penerapan protokol kesehatan 3M para murid yang terus diawasi oleh guru dan manajemen sekolah.

“Terkait transportasi, kita meminta kepada orangtua untuk mengantar anak menuju ke sekolah dan menjemputnya kembali. Jarak sekolah dengan rumah murid tidak terlalu jauh, bisa diantar jemput oleh orangtuanya,” ucapnya.

BACA JUGA

Peran Orang Tua Penting dalam Persiapan Pembelajaran Tatap Muka

Dia menegaskan, semua sekolah yang berada di wilayah Kota Bekasi, dari sisi kesehatannya menjadi tanggung jawab Pemkot Bekasi. “SMA/SMK di Kota Bekasi menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dalam hal, kesehatan muridnya,” katanya.

Pemkot Bekasi menjadwalkan KBM tatap muka pada 11 Januari 2021 mendatang. Hal ini, merujuk pada permulaan semester genap pada tahun ajaran baru 2020/2021.

Sebelumnya, Pemkot Bekasi menggelar simulasi tatap muka di enam sekolah percontohan, awal Agustus 2020 lalu.

Enam sekolah melaksanakan simulasi KBM tatap muka yakni SMP Negeri 2 Bekasi Timur, SMP Victory Kemang Pratama, dan SMP Nassa Pondokgede, SDN Pekayonjaya VI, SD Al Azhar dan SDN Jaticempaka VI.

Berita terkait: