KONI Pusat Dorong Atlet Cabor Beladiri Tembus Olimpiade

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman mendorong wakil Indonesia pada cabang olahraga (cabor) beladiri menembus Olimpiade Tokyo. Hal itu disampaikan Marciano dalam sesi diskusi virtual antara pengurus besar/pusat (PB/PP) induk organisasi cabang olahraga beladiri.

Beberapa cabor seperti taekwondo, karate dan tinju mengungkapkan masih akan mengikuti babak kualifikasi Olimpiade Tokyo yang jadwalnya tertunda akibat dampak pandemi Covid-19. Ketiga cabor itu terus mempersiapkan para atlet yang akan terjun dalam babak kualifikasi olimpiade. Latihan dilakukan secara mandiri dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan yang ketat.

“Saya berharap ada tambahan atlet Indonesia yang lolos ke Olimpiade Tokyo dan menyumbang medali. Dengan demikian, akan makin banyak atlet Indonesia yang mengharumkan nama bangsa di pesta dunia itu,” kata Marciano dalam keterangan resminya, Rabu (15/7/2020).

Demi mendukung persiapan para atlet yang menjalani pelatnas, baik dari cabor yang akan mengikuti kualifikasi olimpiade maupun event internasional lainnya, Marciano akan berkunjung ke tempat latihan untuk memberi motivasi.

“Pada saatnya saya akan datang mengunjungi para atlet. Tetaplah bersiap dengan memperhatikan protokol kesehatan. Terus berolahraga,” ujar mantan kepala BIN itu.

Marciano menjelaskan dampak pandemi pada dunia olahraga tidak terhindarkan. Berbagai kegiatan harus ditunda ke tahun depan sehingga tahun 2021 menjadi tahun yang padat untuk olahraga. Sebanyak 13 event olahraga direncanakan akan digelar sejak April hingga Desember 2021. Persiapan untuk beragam event tahun depan memerlukan komunikasi yang intensif.

Berita terkait: