Komjen Listyo Ditunjuk Presiden, Idham: Harap Kita Bersatu

Kapolri Jenderal Idham Azis meminta jajarannya solid mendukung keputusan Presiden Joko Widodo yang memilih Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal penggantinya.

“Saya berharap kita semua tetap solid, bersatu, dan mendukung apa yang menjadi kebijakan Bapak Presiden selaku Pimpinan Tertinggi Polri untuk kita laksanakan dan amankan,” kata Idham dalam keterangan tertulis Kamis (14/12021).

Idham meminta jajarannya meyakini bila keputusan Jokowi tentang suksesi kepemimpinan Polri pasti sudah melalui berbagai pertimbangan yang matang. Keputusan itu merupakan hak prerogatif Jokowi.

“Saya mengajak kepada rekan-rekan semua untuk bergandeng tangan memberikan dukungan kepada calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo, sehingga proses pelaksanaan rangkaian fit and proper test yang akan dilaksanakan pekan depan sampai dengan pelantikan Bapak Kapolri baru bisa berjalan dengan sukses dan lancar serta tidak menemui hambatan apapun,” tambahnya.

Idham mengutip kata bijak bila, “Waktu tidak mengikuti jalan yang dibuat oleh manusia, tetapi manusialah yang berjalan dijalur yang dibuat oleh waktu”.

BACA JUGA

Jadi Calon Kapolri, Komjen Listyo Sigit Mohon Doa

Seperti diberitakan Sigit adalah Komjen yang paling yunior di antara 4 Komjen lain dalam bursa calon Kapolri. Ia adalah lulusan Akpol 1991 sementara Kapolri Idham Azis—yang ia gantikan—adalah lulusan Akpol 1988A.

Artinya Sigit “melompati” tiga angkatan lainnya yakni 88B, 89, dan 90. Sigit punya masa kerja aktif yang panjang karena ia baru akan pensiun pada 1 Juni 2027 atau masih punya masa kerja 6,5 tahun—sementara jabatan Kapolri biasanya 2-3 tahun.

Sedangkan empat calon Kapolri lain—secara berturut-turut dari angkatan—adalah senior Sigit. Mereka adalah Komjen Arief Sulistyanto (Kalemdiklat—Komjen paling senior saat ini, angkatan 87, masa pensiun 2 tahun 3 bulan).

Lalu ada Komjen Gatot Eddy (Wakapolri, Akpol 88A atau teman seangkatan Idham Azis, pensiun 2 tahun 6 bulan).

Komjen Boy Rafly (Kepala BNPT, Akpol 88B, pensiun 2 tahun 3 bulan), dan Komjen Agus Andrianto (Kabaharkam, Akpol 1989, pensiun 4 tahun 1 bulan).

Berita terkait: