KNKT Akan Rilis Laporan Awal Kecelakaan Sriwijaya Air PK-CLC dalam 30 Hari

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menyampaikan laporan awal kecelakaan pesawat Sriwijaya Air registrasi PK-CLC paling lambat 30 hari sejak peristiwa terjadi. Adapun kecelakaan pesawat tersebut terjadi pada Sabtu (9/1/2021).

Ketua Sub Komite IK Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo menegaskan, pihaknya akan membuat laporan yang detail dan menyeluruh setelah proses investigasi benar-benar selesai dilakukan.

BACA JUGA

Lagi, 2 Penumpang Sriwijaya Air Teridentifikasi

“Kami akan menghadirkan laporan awal investigasi dalam waktu 30 hari,” ujar dia melalui keterangan, Rabu (13/1/2021).

Menurut Nurcahyo, KNKT punya kewajiban sesuai dengan ketentuan internasional untuk memberi laporan awal kepada publik selambat-lambatnya 30 hari sejak kecelakaan terjadi.

“Namun dalam 30 hari itu, mungkin belum termasuk analisa KNKT karena butuh waktu untuk mengungkap penyebabnya seperti apa, masalahnya di mana, atau pemeliharaannya bagaimana, semua pasti akan diungkapkan,” kata Nurcahyo.

Sementara itu, tim gabungan telah berhasil menemukan kotak hitam berupa flight data recorder (FDR) pesawat SJ-182 pada Selasa (12/1/2021) di sekitar perairan Kepulauan Seribu.

Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada tim gabungan yang tanpa lelah terus berupaya mencari lokasi pasti keberadaan black box.

BACA JUGA

65 Kantong Jenazah dan 12 Kantong Serpihan Sriwijaya Air PK-LCL Ditemukan Hari Ini

“Semoga CVR (cockpit voice recorder) juga dapat segera ditemukan. Dan tentu saja dengan penemuan ini, besar harapannya agar proses investigasi penyebab kecelakaan SJ-182 dapat segera diungkap dan menjadi panduan dunia aviasi ke depannya sehingga bisa menghentikan seluruh spekulasi yang beredar di masyarakat,” jelas dia.

Berita terkait: