Ketua DPP PPP Sebut Jet Pribadi Suharso Bukan dari Dana Partai atau Kementerian

Ketua DPP PPP Syaifullah Tamliha menanggapi isu penggunaan jet pribadi oleh Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa selama konsolidasi ke daerah. Syaifullah mengatakan, penggunaan jet pribadi itu tidak menggunakan uang partai, fraksi atau kementerian.

“Penggunaan pesawat pribadi tersebut sepengetahuan kami tidak dalam bentuk carteran, tidak menggunakan dana partai, fraksi dan atau Kementerian PPN/Bappenas,” katanya dalam keterangannya, Kamis (29/10).

Padatnya jadwal Kepala Bappenas itu selama konsolidasi dan terbatasnya fasilitas milik partai menjadi alasan penggunaan pesawat pribadi. Alasan itu membuat kawan Suharso meminjamkan pesawat pribadi agar maksimal melaksanakan tugas partai.

“Padatnya kegiatan Pak Suharso Monoarfa dalam konsolidasi tersebut dan terbatasnya fasilitas yang dimiliki partai menyebabkan kawan-kawan beliau merasa perlu memberikan pinjaman pesawat pribadi agar mobilitas Plt Ketum PPP tersebut dapat maksimal melaksanakan tugas-tugas partai. Pemberian pinjaman pesawat pribadi tersebut tidak ada kaitannya dengan jabatan kementerian yang dijabat oleh Bapak Suharso Monoarfa,” terangnya.

Dia mengatakan, konsolidasi partai yang dilakukan Suharso dirasa mendesak bukan hanya karena menjelang Muktamar IX PPP. Tetapi juga konsolidasi pemenangan Pilkada 2020.

“Konsolidasi partai dirasakan mendesak yg tidak hanya menjelang muktamar PPP ke 9, melainkan juga konsolidasi pemenangan Pilkada dalam rangka memenangkan calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah yang diusung oleh PPP pada 270 Pilkada serentak insya Allah tanggal 9 Desember 2020 yang hanya efektif dilakukan sekitar satu bulan,” ujar Syaifullah.

Syaifullah juga mengatakan, bahwa Nizar Dahlan, yang mengkritik penggunaan jet pribadi itu bukan lagi anggota Dewan Pakar PPP.

“Perlu kami klarifikasi, bahwa berdasarkan SK Menteri Hukum dan HAM Nomor : M.HH-10.AH.11.01 tanggal 5 November 2018 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan DPP PPP masa jabatan 2016-2021 tidak terdapat nama Sdr Nizar Dahlan sebagai Anggota Dewan Pakar DPP PPP,” kata dia.

Sebelumnya, anggota Majelis Pakar PPP, Nizar Dahlan mengkritik gaya blusukan Suharso. Apalagi Menteri PPN itu keliling Indonesia menggunakan private jet.

“Ini Ketua umum PPP menyewa Pesawat Ke Medan dan Aceh urusan Partai, dari mana uangnya. Harus dijelaskan,” ujar Nizar saat dihubungi Kamis (29/10).

Dia melihat penggunaan private jet tak patut. Apalagi saat ini sedang dalam kondisi krisis akibat Covid-19.

Berita terkait: