Kepala BP2MI Tanamkan Pemahaman Ideologi Pancasila bagi Para CPNS

Kepala Badan Perlindungan Pekerjaan Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani memberikan pembekalan pemantapan ideologi Pancasila kepada 120 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) BP2MI di Gedung Graha Insan Cita, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (13/1/2021).

Benny menuturkan, pembekalan merupakan hal yang biasa dilakukan oleh instansi manapun kepada CPNS dalam instansi mereka. “Kami tekankan pemantapan pertahanan ideologi Pancasila yang harus mereka yakini sebagai ideologi final dalam berbangsa dan bernegara,” ujar Benny usai memberi pembekalan.

Diungkapkan Benny, ideologi Pancasila harus mampu diimplementasikan dalam kehidupan di instansi dan juga dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Dalam pembekalan ini, Benny juga memberikan pemahaman akan ekosistem yang ada di dalam BP2MI sesuai dengan Undang-undang yang menjadi prioritas dalam jangka pendek dan jangka menengah.

Pemahaman untuk mereka terkait berbagai regulasi ini penting agar ketika mereka sudah bekerja, mereka sudah paham dan tak butuh waktu lama lagi, langsung action,” tutur Benny.

Sementara itu, terkait tentang negara Taiwan yang menutup diri terhadap kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) pascaditemukannya 85 orang PMI yang positif Covid-19, Benny mengatakan BP2MI mengambil langkah-langkah dengan memperketat kembali persyaratan terutama terkait tes Swab PCR serta memberikan ancaman sanksi kepada Perusahaan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang tidak sesuai dengan standar protokol kesehatan.

“Jika ada Swab PCR fiktif dan manipulatif yang dilakukan P3MI. Jelas kami akan cabut izin mereka. Akan kami rekomendasikan pada Kementerian Ketenagakerjaan. Kami yakin ini akan happy ending,” tegas Benny.

Berita terkait: