Kemtan dan KLHK Raih Opini WTP dari BPK

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Kementerian Pertanian (Kemtan) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Tahun 2019.

Anggota IV BPK Isma Yatun menyerahkan langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LK 2019 kepada Mentan Syahrul Yasin Limpo dan Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar. Penyerahan LHP dilakukan secara bergantian di dua tempat yakni Kantor Pusat Kemtan dan Gedung Manggala Wanabakti di Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Menurut Isma Yatun, pemeriksaan atas laporan keuangan yang setiap tahun dilakukan oleh BPK bertujuan untuk memberikan opini yakni pernyataan profesional pemeriksa mengenai “kewajaran penyajian” laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan.

“Pemeriksaan atas laporan keuangan tidak secara khusus dimaksudkan untuk mengungkapkan adanya kecurangan ( fraud ) dalam pengelolaan keuangan. Meski demikian, jika pemeriksa menemukan adanya penyimpangan, kecurangan, atau pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya yang berdampak pada adanya potensi dan indikasi kerugian negara, maka hal ini harus diungkap dalam LHP BPK,” jelasnya.

Ist

Anggota IV BPK Isma Yatun.

“Apabila nilainya memenuhi batas materilitas tertentu maka dapat mempengaruhi opini terhadap laporan keuangan secara keseluruhan,” imbuh Isma Yatun.

Namun, dirinya menegaskan pemberian opini WTP bukan merupakan jaminan tidak adanya kecurangan yang ditemui atau kemungkinan timbulnya kecurangan di kemudian hari.

“Hal ini perlu kami sampaikan, mengingat masih banyak terjadi kesalahpahaman oleh sebagian kalangan mengenai makna opini BPK,” pungkasnya.

Mewabahnya virus corona , lanjut Isma Yatun, menuntut adanya inovasi pada mekanisme kerja BPK. Ke depannya, pemeriksaan BPK akan lebih melibatkan penggunaan teknologi informasi. Oleh karena itu, entitas pemeriksaan diharapkan dapat menyediakan dokumen digital mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban keuangan negara.

Berita terkait: