Kempupera Bangun Rusunawa Ponpes Wali Songo di Poso

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) melaksanakan pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Songo di Desa Sintuwulemba, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Rusunawa tersebut diharapkan dapat membantu para santri untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak selama menuntut ilmu agama di Ponpes tersebut.

“Kami terus mendorong pembangunan perumahan seperti rumah susun di Poso. Salah satunya adalah Rusunawa untuk para santri di Ponpes Walisongo ini,” ujar Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi II Suko Wiyono, dalam siaran pers, Minggu (19/7/2020)

Suko mengatakan, adanya pembangunan Rusunawa untuk Ponpes merupakan wujud nyata perhatian Kempupera bahwa pembangunan infrastruktur juga ikut mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Rusunawa tersebut nantinya dapat menjadi hunian bagi para santri sehingga mereka bisa lebih fokus belajar sekaligus sebagai asrama yang layak selama proses belajar mengajar dan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berakhlak mulia.

Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Sulawesi Tengah, Rezki Agung menjelaskan pembangunan rumah susun Ponpes Walisongo mulai dilaksanakan pada bulan Februari 2020. Saat ini progresnya mencapai 39,27 % dan diharapkan dapat selesai pada akhir tahun 2020.

Berdasarkan data yang ada, rumah susun santri ini dibangun sebanyak satu tower dengan ketinggian dua lantai. Tipe huniannya adalah tipe barak pendek memiliki unit hunian terdiri dari empat barak . Rusun ini dibangun di lahan 1.125 meter persegi dengan ukuran bangunan panjang 33 meter dan lebar 8,2 meter.

“Diperkirakan Rusun ini dapat menampung 84 santri. Kami juga berharap para santri dan pengasuh Ponpes Yayasan Wali Songo untuk dapat memanfaatkan rumah susun tersebut dengan sebaik-baiknya untuk menuntut ilmu,” katanya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo, Akbar mengatakan merasa sangat bersyukur dengan adanya bantuan Rusunawa ini. Mereka berharap proses pembangunan rusun ini dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu.

“Kami harap dengan adanya Rusunawa ini kami dapat menerima santri lebih banyak dan mereka tinggal di tempat yang layak. Apalagi santri merupakan amanah orangtua kepada pihak pesantren,” katanya.

Berita terkait: