Kementerian ESDM Serahkan Barang Milik Negara ke PP Muhammadiyah

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyerahkan Hibah Barang Milik Negara (BMN) berupa alat instalasi pembangkit energi terbarukan dan satu unit peralatan serta mesin yang berlokasi di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jum’at (16/10/2020). Hibah tiga alat pembangkit energi berupa 1 unit instalasi PLTM kapasitas kecil, instalasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) lainnya, instalasi PLTS kapasitas Kecil, serta gas regulator itu akan dikelola UMM untuk kegiatan penelitian dan konservasi energi.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (P3TKEBTKE), Chrisnawan Anditya mengatakan, kerja sama ini diawali dengan ditandatanganinya nota kesepahaman antara Balitbang ESDM Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral dan UMM sejak Juni 2006 lalu, berkaitan dengan penelitian dan pengembangan energi dan sumber daya mineral terbarukan.

Dengan pelaksanaan hibah BMN, maka kewajiban penatausahaan, penggunaan, pengelolaan, penyimpanan, pengamanan, pengawasan, dan pemeliharaan serta segala risiko yang timbul menjadi tanggung jawab Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang dalam hal ini dikelola UMM.

Rektor UMM, Fauzan mengaku alat PLTMH di Sengkaling dalam kondisi berfungsi dengan total daya terpasang sekitar 122 KVA. Menurutnya, PLTMH masih digunakan untuk pasokan listrik pada gedung rusunawa I dan II serta Rumah Bali untuk mahasiswa dengan total penghuni sebanyak 655 orang.

“PLTMH ini memanfaatkan lintasan bendungan Sengkaling melalui saluran irigasi Sengkaling. PLTMH ini sangat membantu memenuhi kebutuhan listrik di UMM,” paparnya dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (16/10).

Alat pembangkit energi tersebut juga digunakan sebagai sarana pembelajaran dalam praktik kerja lapangan serta penelitian tugas akhir mahasiswa. Bahkan, juga dimanfaatkan untuk memenuhi pasokan listrik di UMM serta digunakan untuk penelitian bersama antara P3TKEBTKE dengan UMM pada 2008 sampai 2011. Salah satunya terkait evaluasi uji kinerja dan pengembangan fungsi dari infrastruktur energi.

“Semoga dengan pelaksanaan hibah ini akan lebih meningkatkan pemantapan aset BMN tersebut untuk kelancaran kegiatan pembelajaran mahasiswa di UMM serta menjadi titik tolak kerjasama yang lain di periode selanjutnya,” harapnya.

Berita terkait: