Kemarin, pembahasan RUU Ketahanan Keluarga hingga politik uang pilkada

Jakarta – Beberapa berita politik, Selasa (24/11), menjadi perhatian pembaca dan masih menarik untuk dibaca kembali, dari lima fraksi menolak melanjutkan pembahasan RUU Ketahanan Keluarga hingga potensi praktik politik uang di pilkada.       Berikut lima berita politik kemarin yang masih menarik untuk dibaca kembali:       Lima fraksi tolak teruskan proses RUU Ketahanan Keluarga   Ketua Badan Legislasi DPR Supratman Andi Agtas mengatakan mereka belum bisa meneruskan untuk pengambilan keputusan di tingkat selanjutnya terkait dengan RUU Ketahanan Keluarga karena lima dari sembilan fraksi menolak melanjutkan pembahasan RUU itu.       Selengkapnya baca di sini       Wakil Ketua MPR dorong perkuat siaran di daerah 3T   Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI LestarI Moerdijat mendorong lembaga penyiaran memperkuat jangkauan siaran di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) untuk membangun ketahanan budaya dan ideologi bangsa.       Selengkapnya baca di sini       Risma imbau warga Surabaya gunakan hak pilihnya di Pilkada 2020   Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengimbau warga di ibu kota Provinsi Jawa Timur itu, menggunakan hak pilihnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.       Selengkapnya baca di sini       Wakil Ketua MPR: Masyarakat harus sukseskan pilkada   Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Jazilul Fawaid meminta masyarakat menyukseskan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang digelar pada 9 Desember 2020.       Selengkapnya baca di sini       Akademisi soroti potensi praktik politik uang pilkada di tengah pandemi   Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Univesitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Dr Netty Herawati, menyoroti potensi praktik politik uang di Pilkada 2020 di tengah pandmi COVID-19 yang diprediksi bisa meningkat.       Selengkapnya baca di sini

Berita terkait: