Kasus Covid-19 di Indonesia Masih Tertinggi di ASEAN

Indonesia masih menempati posisi tertinggi di ASEAN untuk jumlah kasus infeksi dan kematian akibat penyakit saluran pernafasan Covid-19 . Jumlah kasus terkonfirmasi di Indonesia sampai Jumat (17/7/2020) sebanyak 83.130 dan 3.957 kematian, artinya masih selisih lebih 20.000 kasus dibandingkan kasus Covid-19 di Filipina yang berada di posisi kedua di antara 10 negara ASEAN.

Hanya Indonesia dan Filipina yang memiliki jumlah kasus Covid-19 di atas 50.000. Delapan negara ASEAN lainnya mencatat jumlah kasus kurang 50.000, bahkan tiga negara melaporkan kurang dari 200 kasus, salah satunya Laos yang hanya memiliki 19 kasus dan nol kematian.

Baca juga:  Perbandingan Paket Stimulus Ekonomi Terkait Covid-19 di ASEAN

Secara berturut-turut, peringkat jumlah kasus infeksi Covid-19 di ASEAN sampai Jumat adalah Indonesia (83.130), Filipina (63.001), Singapura (47.453), Malaysia (8.755), Thailand (3.236), Vietnam (381), Myanmar (337), Kamboja (171), Brunei Darussalam (141), dan Laos (19).

Otoritas Filipina Jumat mengumumkan 17 kasus kematian baru virus corona dan 1.841 kasus tambahan infeksi dengan pusat penularan masih terletak di ibu kota Manila. Kementerian Kesehatan Filipina menyatakan penambahan itu menjadikan total kasus terkonfirmasi Covid-19 naik menjadi 63.001 dan kasus kematian menjadi 1.660.

Senada dengan itu, Singapura per Jumat melaporkan 47.453 kasus terkonfirmasi dengan 27 kematian Covid-19. Singapura mencatat penambahan 327 kasus infeksi Covid-19 dalam 24 jam antara lain sembilan kasus komunitas terdiri dari enam warga Singapura atau penduduk tetap dan tiga kasus pemegang izin kerja. Lonjakan kasus di Singapura salah satunya dari klaster asrama pekerja asing sejak April lalu.

Meskipun jumlah kasus di Singapura relatif tinggi di kelompok ASEAN, tapi negara itu memiliki rasio kematian yang rendah yaitu dari 47.453 kasus terkonfirmasi, sebanyak 43.256 orang telah sembuh (91,1 persen) dan hanya 27 orang meninggal (0,05 persen).

Jika dibandingkan Indonesia, jumlah kasus terkonfirmasi 83.130 orang diantaranya kasus sembuh sebanyak 41.843 (50 persen) dan kasus meninggal 3.957 (4,7 persen).

Malaysia, menempati posisi keempat kasus Covid-19 di ASEAN, melaporkan 18 kasus baru Covid-19 per Jumat. Menurut Direktur Jenderal Kesehatan Dr Noor Hisham Abdullah, 18 kasus baru itu melibatkan 10 kasus impor, sedangkan sisanya delapan kasus penularan lokal. Menurut Hisham, tidak ada tambahan kasus kematian hari Jumat, sehingga jumlah kematian Covid-19 di negara itu masih tetap 122 orang.

Sementara itu, jumlah kasus Covid-19 yang minim di Thailand menimbulkan pertanyaan. Tradisi negara itu yang mengucapkan salam dengan cara “wai”, yaitu seperti gerakan berdoa, dibandingkan jabatan erat, bisa jadi mencegah negara itu dari penularan lebih lanjut Covid-19. Di sisi lain, penerapan dini pemakaian masker wajah ditambah peningkatan sistem kesehatan, juga diduga mendorong angka infeksi yang rendah.

Tingkat infeksi yang rendah di Thailand tampaknya dialami negara-negara lain di lembah Sungai Mekong. Misalnya, Vietnam yang belum mencatat satu pun kematian dari Covid-19 dan telah bertahan selama tiga bulan tanpa penularan kasus virus corona . Di kawasan yang sama, angka kasus Covid-19 juga rendah yaitu Myanmar, Kamboja, dan Laos. Yunnan, sebagai provinsi barat daya Tiongkok yang juga dilalui aliran Mekong, juga hanya mencatat kurang dari 190 kasus dan tidak ada satu pun kasus aktif saat ini atau semua sudah dinyatakan sembuh. 

Berita terkait: