Karyawan PetroChina Jambi Positif Covid-19 Bertambah Jadi 9 Orang

Jumlah karyawan perusahaan minyak dan gas (migas) PT PetroChina Jabung, Provinsi Jambi yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19) selama dua pekan terakhir sudah mencapai sembilan orang. Lima orang karyawan PT PetroChina diketahui positif Covid-19 menyusul uji swab yang dilakukan terhadap 359 orang karyawan perusahaan migas tersebut. Sebelum uji swab massal tersebut, empat orang karyawan PT PetroChina sudah dinyatakan positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar), Taharuddin di Tanjabbar, Jambi, Minggu (26/7) menjelaskan, kesembilan karyawan PT PetroChina yang positif Covid-19 tersebut merupakan hasil penelusuran ( tracing ) dari penemuan satu kasus Covid-19 di Kabupaten Muarojambi.

Dijelaskan, empat kasus pertama Covid-19 di lingkungan karyawan PT PetroChina yang ditemukan dua pekan lalu hasil tracing kasus positif Covid-19 di Kabupaten Muarojambi. Setelah itu PTPetroChina dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjabbar melakukan tracing dan uji swab melalui pola Polimerase Chain Reaction (PCR) terhadap 359 orang karyawan PT PetroChina pekan lalu. Hasilnya ditemukan lima orang lagi karyawan positif Covid-19.

“Kelima pasien baru positif Covid-19 dari PT PetroCohina tersebut kini dirawat di Rumah Sakit Siloam Jambi. Sedangkan empat orang karyawan PT PetroChina yang lebih dulu dinyatakan positif Covid-19 dirawat di pusat pelayanan kesehatan PT PetroChina di Tanjabbar,”ujarnya.

Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan, uji swab terhadap 348 spesimen di Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi, Rabu (8/7) – Sabtu (25/7) berhasil menemukan 21 kasus positif Covid-19. Sedangkan sekitar 328 spesimen lainnya dinyatakan negatif.

“Total kasus positif Covid-19 di Provinsi Jambi hingga Minggu (26/7) mencapai 139 kasus, sembuh 112 kasus, meninggal dua kasus dan suspect 57 kasus,”katanya. 

Berita terkait: