Kapten Pilot Perempuan Pertama di Indonesia Wafat, karena COVID-19?

Jakarta, – Dunia penerbangan tengah berduka. Kapten pilot perempuan pertama di Indonesia Capt Indah Yuliani meninggal dunia.

Direktur Utama PT Airfast Indonesia, Arif Wibowo, membenarkan hal tersebut. Dia meminta semua pihak mendoakan yang terbaik untuk kapten pilot yang akrab disapa Capt Cipluk tersebut.

“Terima kasih banyak atas doanya.  Innalillaahi wainnailaihi rojiuun. Kita sangat berduka cita atas berpulangnya salah satu pilot terbaik kita ke Rahmatullah. Semoga amal baik dan ibadahnya diterima oleh Allah SWT. Amin,” kata Arif kepada , Sabtu (12/9/2020).

1. Arif belum mengonfirmasi penyebab wafatnya Capt Cipluk

Kapten Pilot Perempuan Pertama di Indonesia Wafat, karena COVID-19?Ilustrasi virus corona (/Arief Rahmat)

Berdasarkan informasi yang  beredar di WhatsApp group, Capt Cipluk disebutkan wafat karena COVID-19. Hingga berita ini diturunkan, mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) itu belum memberikan konfirmasi terkait informasi tersebut.

Baca Juga: 5 Fakta Jessica Cox, Pilot Berlisensi Tanpa Tangan Pertama di Dunia

Lanjutkan membaca artikel di bawah Editor’s picks

  • 72 Cakada Kena Tegur Mendagri, Bawaslu Diminta Jatuhkan Sanksi
  • Data Lengkap Kasus COVID-19 di Indonesia per Kamis 10 September 2020
  • Video Detik-detik Tank TNI Tabrak Gerobak Gorengan Sampai Ambyar!

2. Jenazah disemayamkan di RS Mintohardjo

Kapten Pilot Perempuan Pertama di Indonesia Wafat, karena COVID-19?Ilustrasi rumah sakit (/Arief Rahmat)

Jenazah saat ini disemayamkan di RS Mintohardjo, Jakarta. Selanjutnya akan diberangkat menuju tempat peristirahatan terakhirnya.

3. Capt Cipluk merupakan lulusan PLP Curug

Kapten Pilot Perempuan Pertama di Indonesia Wafat, karena COVID-19?Ilustrasi pesawat (/Arief Rahmat)

Sebagai informasi, Capt Cipluk merupakan lulusan Politeknik Penerbangan (PLP) Curug, Tangerang tahun 1979 atau angkatan 28 di sekolah penerbangan milik Kementerian Perhubungan.

Perempuan hebat ini memulai karier dunia penerbangan di Maskapai Bouraq Indonesia Airlines dan sejak tahun 1990-an hingga tutup usia bertugas di Maskapai Airfast Indonesia.

Baca Juga: Federasi Pilot Seriusi Kasus Pilot Pingsan hingga Co-Pilot Bunuh Diri

Berita terkait: