Kapolda NTB merasa kembali muda setelah disuntik vaksin COVID-19

Mataram – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB) Irjen Pol Mohammad Iqbal merasa seperti kembali muda setelah menjalani suntik vaksin COVID-19.

“Saya merasa sehat, segar, merasa kembali muda seperti waktu umur 25 tahun,” kata Irjen Iqbal usai menjalani suntik vaksin COVID-19 bersama pejabat forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan juga dari perwakilan organisasi profesi di Kantor Gubernur NTB, Mataram, Kamis.

Karenanya, Iqbal mengimbau kepada masyarakat yang nantinya akan mendapat giliran suntik vaksin COVID-19 agar tidak perlu khawatir dengan dampak kesehatannya.

Bahkan dengan ikut melaksanakan vaksin, kata mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini, masyarakat sudah membantu pemerintah menjadi penyelamat negara dari ancaman penularan COVID-19.

Baca juga: Gubernur Rohidin jadi orang pertama divaksin COVID-19 di Bengkulu
Baca juga: Ketua MPR bersedia divaksin bentuk dukung pemerintah atasi COVID-19
Baca juga: Gubernur Sumsel awali suntik vaksin COVID-19 dari wilayah perbatasan

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, contohnya saya dan Pak Danrem 162/Wira Bhakti, kami sudah, dan sehat, segar, Alhamdulillah,” ujarnya.

Penyuntikan vaksin COVID-19 yang berlangsung di Kantor Gubernur NTB itu sebagai upaya pemerintah dalam meyakinkan masyarakat bahwa vaksinasi tersebut berjalan aman dan tidak berdampak buruk bagi kesehatan.

Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah beserta istri dan anaknya turut serta melakukan suntik vaksin COVID-19. Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalillah bersama suami juga turut serta.

Nampak pula mantan Gubernur NTB dua periode TGH Muhammad Zainul Majdi sebagai tokoh agama dan masyarakat juga hadir dan melakukan vaksinasi bersama para pejabat Forkopimda NTB.

Vaksin COVID-19 yang disuntikkan kepada para pejabat daerah ini berasal dari 28.760 botol dosis yang dikirim pemerintah pusat ke NTB untuk tahap pertama.

Untuk tingkat kabupaten/kota, Pemerintah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat pada Rabu (13/1) menjadi wilayah yang pertama mendapat penyaluran vaksin COVID-19.

Untuk Kota Mataram, mendapat jatah kuota sebanyak 7.000 vaksin COVID-19. Sedangkan Kabupaten Lombok Barat sebanyak 4.080 vaksin COVID-19.

Berita terkait: