Kanal Digital Jadi Pilihan untuk Menambah Keahlian Baru

Selama 2020, sebanyak 1,1 Juta pekerja formal dirumahkan dan lebih dari 300.000 pekerja terkena pemutusan hubungan kerja ( PHK ).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga memperlihatkan peningkatan jumlah pekerja paruh waktu di kuartal pertama 2020, menunjukan pekerja Indonesia membutuhkan skill atau keahlian tambahan untuk menaikkan daya saing di tengah ketatnya persaingan mencari kerja.

Fasilitator dalam innovation & entrepreneurship Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Avanti Fontana, mengatakan di tengah keadaan yang berat, pekerja yang terkena dampak seperti dirumahkan ataupun yang menjadi pengangguran, sejatinya justru akan memicu peluang usaha baru.

“Hal ini menjadi sangat penting jika bisa memastikan kecakapan dalam memaksimalkan instrumen kewirausahaan dengan membuat sebuah inovasi,” ungkapnya.

Menurut Avanti, data Bappenas juga menyatakan bahwa angka pengangguran terbuka di Indonesia di angka 8,1 persen hingga 9,2 persen. Angka tersebut, meningkat dibanding tahun 2019 sebesar 7,7 persen hingga 9,1 persen.

“Peningkatan kemampuan kewirausahaan sangat dibutuhkan karena dapat meningkatkan lapangan pekerjaan dan menurunkan jumlah pengangguran,” ungkap Avanti.

CEO Kontrak Hukum, Rieke Caroline menambahkan, data bahwa sejak bulan Maret hingga Juli, servis yang paling digemari oleh pelanggan Kontrak Hukum adalah pendaftaran merek dagang. “Bahkan data dari DJKI, ternyata angka tersebut lebih tinggi dari tahun lalu,” ujarnya.

CEO Cakap, Tomy Yunus mengatakan,selama adaptasi kebiasaan baru, kanal digital menjadi pilihan utama untuk mencari skill baru, seperti tercermin juga dari naiknya trafik Cakap 3.200 persen dibanding tahun lalu.

“Namun, di tengah maraknya seminar dan kelas-kelas online belakangan ini, masih belum banyak pilihan kelas online yang menyediakan fitur live streaming , bersertifikat, dan diisi oleh pakar yang kredibel di bidangnya,” jelas Tomy.

Menurut Tomi, aplikasi Cakap meluncurkan sebuah produk baru, Cakap Upskill, yaitu sebuah platform live tutoring yang menghubungkan pelajar dengan praktisi terbaik di bidangnya sehingga mereka dapat meningkatkan keterampilan mereka secara efektif melalui kelas online . Dengan menghadirkan tiga kategori materi, yakni personal development, career development , dan entrepreneurship.

“Kami memberikan pembelajaran keterampilan praktis untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga-tenaga kerja profesional, agar murid kami bisa meningkatkan kompetensi dan daya saing. Kami juga berupaya memberdayakan individu untuk menjadi pencipta lapangan pekerjaan yang baru,” tutupnya.

Berita terkait: