Kalah, Barcelona Gagal ke Puncak Klasemen

Barcelona menelan kekalahan tipis 0-1 saat bertandang ke kandang Getafe, Coliseum Alfonso Perez Getafe, pada pertandinga La Liga Spanyol, Minggu (18/10/2020) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan tuan rumah dicetak Jaime Mata dari titik putih pada menit ke-56.

Kekalahan ini membuat Azulgrana gagal naik ke puncak klasemen sementara karena beberapa saat sebelumnya, Real Madrid juga kalah 0-1 dari Cadiz pada laga terpisah di Stadion Alfredo Di Stefano, Madrid.

Ini kekalahan pertama Blaugrana pada empat laga awal La Liga musim ini. Pada tiga laga sebelumnya, mereka sudah dua kali menang dan sekal imbang. Namun, setelah menang pada dua laga pertama, Lionel Messi dan kawan-kawan gagal menang pada dua laga berikutnya. Hasilnya, mereka baru mengoleksi tujuh poin atau tertinggal tiga angka dari Real Madrid yang masih berada di puncak klasemen sementara.

Pada laga ini, pasukan Ronald Koeman memang sangat dominan dalam penguasaan bola, yaitu 73%, tetapi serangan mereka mengalami kebuntuan. Hal itu terlihat dari peluang yang diciptakan Getafe justru lebih banyak dari Barcelona. Mereka mencatat sembilan tendangan ke gawang, empat di antaranya tepat sasaran. Sementara Barcelona hanya tujuh kali mencoba melepas tendangan, tetapi hanya satu yang mengarah ke gawang.

“Kami sedang tidak beruntung hari ini. Kami hanya bermain bagus pada babak pertama dan memiliki peluang mencetak gol. Sejak awal kami tahu bahwa laga ini tidak mudah. Mereka memimpin dari sebuah tendangan penalti dan setelah itu mereka nyaman dengan kedudukan 1-0,” kata gelandang Barcelona Sergio Busquets sebagaimana dikutip dari ESPN .

BACA JUGA

Kejutan, Real Madrid Tumbang Saat Jamu Cadiz

Ia melanjutkan, “Kami ingin bermain lebih cepat dan cair, tetapi tidak bisa. Meski demikian, kami terus mencoba dan upaya kami menjelang akhir pertandingan hanya membentur mistar gawang.”

Adapun pelatih Ronald Koeman terlihat berdebat dengan pelatih Getafe, Jose Bordalas, pada akhir pertandingan tentang pemain Getafe asal Kamerun, Nyom, yang mengeluarkan kata-kata kotor untuknya.

Saat ditanya setelah pertandingan, Koeman menjelaskan, “Saya menjelaskan kepadanya bahwa Nyom tidak memperlihatkan rasa hormat terhadap saya. Dua atau tiga kali dia mengeluarkan kata-kata kotor yang tidak ingin saya ulangi. Dia melukai saya. Bahkan pemain saya sendiri tidak pernah mengeluarkan kata-kata seperti itu untuk saya,” kata Koeman.

Menanggapi itu, Jose Bordalas mengatakan, “Saya di sini hanya ingin berbicara tentang sepakbola bukan soal kontroversi. Saya belum bicara dengan Nyom, tetapi besok akan saya lakukan. Namun saya yakin, dia tidak melakukannya (seperti diklaim Koeman) karena saya mengenalnya dengan sangat baik. Dia seorang pemain yang sangat kompetitif dan sangat menghormati orang lain. Saya tidak membiarkan seorang pemain pun di klub ini berlaku buruk dan saya ragu Nyom melukai Koeman.”

Berita terkait: