Kabar Duka, Satu Lagi Dokter Meninggal Akibat Covid-19 di Medan

Kabar duka kembali menerpa tenaga medis di Sumatera Utara (Sumut). Satu orang lagi dokter dilaporkan meninggal dunia akibat ganasnya serangan Covid-19 di Rumah Sakit Bunda Thamrin, Jumat (17/7/2020).

“Setelah kami cek, memang benar dokter Aldreyn Asman Aboet, meninggal dunia karena terpapar Covid-19,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan.

Alwi menjelaskan, dokter Aldreyn mulai menjalani perawatan sejak 3 Juli 2020. Berbagai upaya sudah dilakukan pihak medis terhadap Aldreyn, seperti melakukan terapi plasma agar memiliki antibodi.

“Namun upaya untuk menyelamatkan rekan kita ini, yang merupakan dokter spesialis anastesi, tidak membuahkan hasil. Korban tidak dapat diselamatkan, dan akhirnya meninggal dunia,” katanya.

Saat dalam kondisi sehat, dokter Aldreyn melaksanakan tugasnya di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Haji Adam Malik Medan dan Rumah Sakit Haji Medan. Belum diketahui, di mana Aldreyn terpapar corona.

Kematian dokter Aldreyn menambah daftar korban tenaga medis akibat Covid-19. Pada pertengahan Mei 2020, dokter Irsan juga meninggal dunia. Dokter RS USU ini meninggal di RS Columbia Medan.

Sebelum Irsan, ada dua orang dokter yang juga meninggal akibat Covid-19. Korban pertama adalah dokter Ucok Martin yang meninggal pertengahan Maret lalu, dan dokter Anna Maria Ulina Bukit.

Ucok Martin meninggal di tempatnya bertugas di RSUP Haji Adam Malik Medan, sedangkan Anna Maria meninggal di RS Martha Friska Medan, 4 Mei 2020. Mereka dikebumikan di pemakaman khusus Covid-19 di Simalingkar.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Whiko Irwan menyampaikan, jumlah pasien positif Covid-19 bertambah 83 orang menjadi 2.776 orang. Jumlah ini dengan perincian 655 orang sembuh, 143 orang meninggal dunia, dan selebihnya menjalani perawatan.

“Penambahan pasien positif Covid-19 ini meliputi Kota Medan 48 orang, Pematang Siantar 2 orang, Binjai 1 orang, Deli Serdang 7 orang, Langkat 1 orang, Tanah Karo 2 orang, Simalungun 1 orang, Asahan 1 orang, Toba 3 orang, Samosir 1 orang, Serdang Bedagai 1 orang. Untuk penambahan dari luar domisili Sumut ada 4 orang dan tanpa domisili sebanyak 11 orang,” katanya.

Berita terkait: