Juventus Kunci Scudetto Ke-9

Juventus akhirnya mengunci gelar juara Liga Serie A Italia atau Scudetto untuk ke-9 kalinya secara berturut-turut setelah memetik kemenangan dua gol tanpa balas atas Sampdoria pada laga Minggu (26/7/2020) di Allianz Stadium, Turin.

Tiga angka dari laga ini menambah koleksi poin La Vecchia Signora menjadi 83. Dengan dua laga sisa, maka nilai mereka tak akan terkejar lagi oleh Inter Milan (76 poin), Atalanta (75), dan Lazio (75) yang masing-masing berada di peringkat dua hingga empat.

Dua gol kemenangan si Nyonya Tua masing-masing dicetak oleh Cristiano Ronaldo hanya sesaat sebelum turun minum dan Federico Bernardeschi pada menit ke-67. Bagi Ronaldo ini gol ke-31 musim ini dan dan masih bersaing dengan penyerang Lazio, Ciro Immobile, menjadi top skor Liga Serie A Italia musim ini.

Namun Immobile masih berada di urutan terdepan dalam memburu gelar pribadi ini setelah mencetak tiga dari lima gol kemenangan Lazio atas tuan rumah Helas Verona pada laga terpisah. Tambahan tiga gol itu menambah koleksinya menjadi 33 atau unggul dua gol dari Ronaldo.

Selain itu, ini Scudetto kedua Ronaldo bersama Juventus dalam dua musim berturut-turut sejak bergabung pada 2018. Ia pun mengaku sangat bahagia dengan dua gelar ini dan ingin terus membantu mengukir sejarah hebat bagi klub tersebut.

Sementara bek Leonardo Bonucci nenilai, gelar Scudetto kali ini adalah yang paling sulit diraih. “Kami mencoba menginterprestasikan instruksi-instruksi pelatih. Kami mengawali musim ini dengan begitu banyak ketidakyakinan di sekitar kami, tetapi kami tetap memberikan segalanya. Meski kadang-kadang tergelincir,” kata Bonucci yang meraih delapan dari sembilan Scudetto terakhir Juventus. Ia kehilangan satu gelar saat satu musim ia pindah ke AC Milan.

Hal yang sama juga diungkapkan pelatih Maurizio Sarri. Menurutnya, tim butuh kerja sangat keras untuk beradaptasi dengan gaya bermain yang diusungnya pada awal musim, lebih khusus lagi karena ada begitu banyak pemain bintang di klub itu. “Meraih gelar ini tidaklah mudah dan semakin rumit setiap musim,” kata Sarri.

Berita terkait: