Jokowi Lantik Purbaya Yudhi Jadi Ketua LPS

Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) melantik Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Ketua Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Selain itu, Anggota Dewan Komisioner LPS Didik Madiyono, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman, dan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti pun dilantik Jokowi jadi anggota dewan komisioner LPS di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Kelima anggota LPS tersebut ditetapkan Jokowi pada 3 September 2020. Hal tersebut juga tertuang pada Keputusan Presiden (Keppres) nomor 58/M/2020 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Setelah mendengarkan keputusan, mereka mengucapkan sumpah di hadapan Jokowi.

“Demi Allah saya bersumpah akan setia pada UU Dasar tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap mereka di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/9).

“Akan menjunjung etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” sambung mereka.

Rekam Jejak

Purbaya menggantikan Halim Alamsyah sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS. Purbaya Yudhi Sadewa saat ini masih menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Sebelum terjun ke LPS, Halim memulai karirnya sebagai staf analisis kredit di Bank Indonesia pada 1982. Karirnya mulai melesat setelah Halim berkonsentrasi pada bidang regulasi, pengawasan dan penelitian perbankan dan keuangan.

Hingga pada 1 Juni 2010, Halim diangkat menjadi Deputi Gubernur BI untuk masa jabatan 5 tahun dari 17 Juni 2010 sampai dengan 17 Juni 2015. Setelahnya, ia ditarik ke LPS untuk kemudian bakal mengakhiri karirnya pada 20 September mendatang. [azz]

Baca juga:
LPS Harap Riset Akademisi Bantu Regulator Kembangkan Kebijakan Penjaminan
Menteri Sri Mulyani Pastikan RI Miliki Skema Antisipasi Bank Gagal Imbas Corona
Dorong Pemulihan Ekonomi, OJK dan LPS Perbarui Kerjasama
Penanganan Virus Corona Dinilai Lebih Penting dari Pembentukan Dewan Moneter
Ekonom Nilai Revisi UU LPS Jauh Lebih Penting Ketimbang Revisi UU BI
LPS Tahan Suku Bunga Penjaminan Rupiah di Bank Umum 5,25 Persen

Baca Selanjutnya: Rekam Jejak…

Halaman

  • 1
  • 2

Berita terkait: