Jembatan Emas Dukung Permodalan UMKM Binaan BNN

Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi menjalin kerja sama dengan Jembatan Emas, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, Doku, dan JNE, dalam rangka mengembangkan platform e-commerce TokoStopNarkoba.

Melalui kerja sama ini, Jembatan Emas berkontribusi dalam mendukung dan membantu permodalan masyarakat binaan BNN yang saat ini telah mencapai lebih dari 93.000 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan tersebar di 654 lokasi di Indonesia.

TokoStopNarkoba merupakan platform e-commerce yang menjual barang-barang hasil produksi masyarakat binaan BNN yang semula dijual hanya secara offline . Dengan adanya online marketplace ini, diharapkan penjualan dan pemasaran hasil produksi dapat lebih dikenal dan dijangkau oleh masyarakat luas baik di dalam negeri maupun mancanegara.

Direktur Utama Jembatan Emas, Robert Rompas, mengatakan, Jembatan Emas berperan aktif dalam membantu masyarakat binaan dan pelaku UMKM dalam hal permodalan. Melalui kerja sama ini, diharapkan industri fintech tak lagi diremehkan. Pasalnya, selama ini fintech kerap mendapatkan konotasi buruk, hal itu seperti adanya debt collector.

“Jembatan Emas hendak mengubah konotasi negatif menjadi positif, serta membuktikan fintech lending merupakan perusahaan yang dapat dipercaya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Robert dalam siaran pers yang diterima , Senin (27/7/2020).

Kepala BNN, Heru Winarko, mengatakan, kerja sama dengan Jembatan Emas ini selain memberdayakan masyarakat juga membantu melindungi masyarakat dari penyalahgunaan narkoba di 117 area.

“Jembatan Emas datang sebagai alternatif kebutuhan dana untuk para UMKM masyarakat binaan sehingga mereka dapat memulai produksi atau bahkan meningkatkan hasil produksinya. Karena, masyarakat binaan ini bukan hanya merupakan tanggung jawab BNN atau pemerintah semata tetapi juga masyarakat luas. Oleh karena itu, peran swasta sangat dibutuhkan,” kata Heru Winarko.

Berita terkait: