Investasi di Jawa Barat Paling Diminati Investor

Jawa Barat menjadi menjadi wilayah yang paling menarik di Indonesia bagi investor untuk berinvestasi. Hingga triwulan III-2020, realisasi investasi di Jawa Barat mencapai Rp 86,3 triliun, tertinggi dibandingkan wilayah yang lain dengan persentase 14,1%.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Jawa Barat Noneng Komara Nengsih mengungkapkan, investasi di Jawa Barat juga lebih efisien. Hal ini tergambar dari ICOR ( Incremental Capital Output Ratio ) Jawa barat yang mencapai 4%, lebih rendah dari rata-rata nasional yang sekitar 6%. Semakin rendah ICOR, maka akan semakin efisien.

“Investasi di Jawa Barat lebih menguntungkan. Pertama karena lebih produktif dengan tenaga kerja, kemudian juga karena infrastruktur yang memadai, serta supply chain yang lengkap, selain tentunya pangsa pasar yang besar dengan banyaknya penduduk,” kata Noneng Komara dalam acara Economic Outlook 2021 sesi “Kontribusi Kawasan Industri bagi Perekonomian Nasional dan Daerah,” yang digelar Berita Satu Media Holdings , Rabu (25/11/2020).

BACA JUGA

Industri Manufaktur Mampu Bantu RI Hadapi Pandemi

Jawa Barat juga memiliki kontribusi yang paling besar bagi sektor industri nasional. Sebesar 28,3% industri nasional berasal dari Jawa Barat, dengan jumlah Kawasan Industri (KI) mencapai 26 kawasan yang terbesar di berbagai wilayah. Pertumbuhan sektor industri di Jawa Barat dalam empat tahun terakhir selalu berada di atas pertumbuhan industri nasional.

Melihat pertumbuhan tersebut, Noneng menyampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan empat strategi pembangunan industri, antara lain penguatan penyediaan bahan baku, penguatan proses, penguatan output dan distribusi ( logistic ), serta penguatan faktor pendukung.

“Dalam pengembangan industri di Jawa Barat, kami juga mengembangkan kawasan destinasi investasi baru yang kita sebut Rebana. Ada sekitar 13 kawasan industri yang nanti akan mengisi Rebana,” kata Noneng.

Berita terkait: