Ini Tiga Pilar

– Untuk mendorong pengembangan perbankan syariah di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menyusun Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia (RP2SI) periode 2020 – 2025.

Direktur Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah OJK, Deden Firman Hendarsyah, mengungkapkan, roadmap ini disusun dengan membawa visi mewujudkan perbankan syariah yang tangguh atau resilient, berdaya saing tinggi, dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dan pembangunan sosial.

BACA JUGA

Bank Syariah Harus Jaga Kekhasan agar Dipilih Masyarakat

“ Roadmap ini membawa tiga pilar yang terdiri dari penguatan identitas perbankan syariah; sinergi ekosistem ekonomi syariah; serta penguatan perizinan, pengaturan, dan pengawasan,” kata Deden dalam acara Zooming with Primus bertajuk “Prospek Industri Perbankan Syariah Indonesia” yang disiarkan langsung Beritasatu TV, Kamis (8/4/2021).

Terkait pilar memperkuat identitas perbankan syariah, Deden mengatakan ke kepan bank syariah akan didorong untuk menjadi perbankan yang kuat, memiliki daya saing tinggi dengan memanfaatkan keunikan syariahnya dan pemanfaatan teknologi digital, namun tetap sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

BACA JUGA

Pembiayaan Syariah Lebih Mahal? Ini Komentar BSI

“Untuk pilar kedua, pada intinya kita ingin memperbesar customer based melaui sinergi dengan eksosistem ekonomi syariah, serta meningaktakn kesadaran masyarakat dalam rangka ekosistem ekonomi syariah. Sedangkan pilar ketiga tentunya kita mempersiapkan infrastrukturnya dari sisi regulasi, dari sisi lisensi maupun pengawasan serta infrastuktur lainnya,” kata Deden.

Berita terkait: