Ini Protokol Covid-19 Saat Berbelanja di Pasar

 

Sejak lama pasar menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan ekonomi, sosial dan budaya. Dengan dibukanya pasar, perekonominan daerah diharapkan kembali meningkat. Pembukaan pasar tersebut tentunya harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah dan cara berinteraksi di pasar yang aman dan sehat dari Covid-19 .

Panduan mengenai protokol kesehatan di pasar telah diatur dalam keputusan Menteri Kesehatan dan juga regulasi masing-masing daerah dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19. Sasaran panduan tersebut ditujukan kepada pengelola, pedagang, pekerja dan juga pengunjung.

Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 , dokter Reisa Broto Asmoro mengingatkan kepada para pembeli sebelum berangkat ke pasar harus memastikan kondisi yang sehat dan fit, serta mencari informasi terlebih dahulu tentang barang yang ingin di beli. Tidak lupa membawa tas belanja dari rumah. Ini bermanfaat untuk mengurangi pemakaian kantong plastik.

Ikappi Catat 1.053 Pedagang Pasar Terpapar Covid-19

Pemeriksaan suhu tubuh sudah menjadi kewajiban di tempat umum, tidak terkecuali di pasar. Pengunjung, dan pedagang yang diperbolehkan melakukan aktivitas jual beli di pasar adalah mereka yang memiliki suhu tubuh di bawah 37,3 derajat Celcius. Selain itu, orang dengan kondisi kurang fit dan sehat, dianjurkan tidak masuk pasar dan beristirahat dirumah.

Lebih lanjut, dokter Reisa mengatakan, peran pengelola pasar dalam penertiban kedisiplinan masyarakat di pasar sangatlah dibutuhkan, misalnya, menerapkan dua arah di area tangga, mengawasi pergerakan pengunjung di pintu masuk dan pintu keluar pasar, guna mencegah terjadinya kerumunan.

Hindari menyentuh wajah, terutama mata, hidung, dan mulut, ketika berinteraksi. Apalagi menaikkan menurunkan masker dengan tangan yang kotor. Sesering mungkin cuci tangan atau gunakan hand sanitizer setelah bertransaksi.

Baca juga:  41 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cempaka Putih Tutup 3 Hari

Menurut Reisa, menerapkan adapatasi kebiasaan baru di pasar akan membuat pengunjung tetap aman dan nyaman. Di samping itu, kebiasaan ini membuat pedagang tetap berjualan dengan baik, dan membuat pengelola pasar semakin ketat dan disiplin memperhatikan kebersihan dan kesehatan lingkungan pasar.

“Biasakan semua disiplin memberlakukan protokol kesehatan khususnya di pasar. Mari, kita terapkan kebiasaan baru menjadi kebudayaan baru yang bersih dan sehat sehingga kita semua selalu produktif dan aman dari pandemi Covid-19 ,” kata Reisa.