Ini Deretan Pejabat Pemprov DKI yang Positif Covid-19

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta Chaidir mengatakan sudah terdapat 13 pejabat teras Pemprov DKI yang terjangkit virus Corona atau Covid-19. Dari jumlah tersebut, kata Chaidir, 2 antaranya meninggal dunia, yakni Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah dan Lurah Meruya Selatan Ubay Hasan.

“Iya, 2 orang sudah meninggal dunia karena Covid-19 ,” ujar Chaidir saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2020).

Sementara 8 pejabat Pemprov DKI yang lain, kata Chaidir, telah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sembuh. Ke-8 pejabat tersebut juga sudah bekerja seperti biasa.

BACA JUGA

DKI Telah Tutup 15 Perusahaan Selama PSBB

Ke-8 pejabat tersebut adalah Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Suzi Marsitawati, Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Setda DKI Jakarta Hendra Hidayat (sekarang Wakil Wali Kota Jakarta Timur), Kepala Biro Pemerintahan Setda DKI Jakarta Premi Lesari, Asisten Pemerintahan Setda DKI Jakarta Reswan W Soewardjo (sekarang Asisten Deputi Gubernur Jakarta bidang Pariwisata), Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Afan Adriansyah, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Gumilar Ekalaya (sekarang Plt Kadis Parekraf), Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan dan Pembangunan (TGUPP) Amin Subekti dan Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasruddin.

“Sekarang sudah pulih, sudah sembuh 8 pejabat DKI termasuk Pak Plt Kadis Parekraf DKI, bareng dengan diumumkan 7 pejabat dulu,” tutur Chaidir.

BACA JUGA

Wagub DKI Sebut Sekda Saefullah Punya Sakit Lambung dan Jantung

Selain Plt Kadis Parekraf Gumilar Ekalaya, 7 pejabat DKI yang lainnya diumumkan secara resmi positif Covid-19 pada 28 Agustus 2020 lalu. Para pejabat tersebut masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG) dan diharuskan melakukan isolasi mandiri saat itu.

Tiga pejabat lain yang terpapar Covid-19, kata Chaidir, sedang melakukan perawatan dan isolasi. Ketiganya adalah Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto, pejabat eselon II yang merupakan Asisten Deputi DKI dan pejabat eselon III di Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta. Namun, Chaidir enggan menyebutkan nama 2 pejabat tersebut.