IHSG Berpeluang Konsolidasi Menguat, Cermati Saham Ini

IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan menguat menyusul sentimen positif global.

“IHSG berpeluang konsolidasi menguat,” kata Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee kepada, Senin (19/10/2020).

Hans menjelaskan, pasar akan memperhatikan izin vaksin Covid 19 di dunia. Terbaru, Pfizer Inc akan mengajukan izin vaksin Covid-19 ke otoritas AS pada awal November. “Saat ini pasar sudah memasukkan optimisme vaksin segera distribusikan,” kata dia.

Sementara komentar Bank Dunia tentang Omnibus Law UU Cipta Kerja sangat positif. Aturan ini akan menjadikan Indonesia lebih berdaya saing dan mendukung aspirasi jangka panjang.

Secara teknikal IHSG melemah 1,7 poin membentuk candle dengan body turun kecil dan shadow di bawah indikasi perlawanan atas tekanan turun.

Hans memperkirakan support IHSG di level 5.067 sampai 5.001 dan resistance di level 5.115 sampai 5.182.

BACA JUGA

Terangkat Data Ritel, Dow Jones Ditutup Menguat

Sementara bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Jumat (16/10/2020) ditopang data penjualan ritel yang positif. Dow Jones naik 0,4 persen ke 28.606,31, S&P 500 menguat tipis 0,01 persen ke 3483,81, dan Nasdaq turun 0,36 persen ke 11.671,55.

Adapun IHSG Jumat (16/10/2020) ditutup melemah 1,7 poin (0,04 persen) ke posisi 5.103. Indeks Investor33 naik 0,2 poin (0,05 persen) mencapai posisi 371,8. Indeks LQ-45 naik 0,5 poin (0,07 persen) ke level 783,4. Adapun indeks berbasis syariah yang tergabung Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,7 poin (0,5 persen) menjadi 544,4.

Untuk rekomendasi saham hari ini adalah:

1. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) berpeluang menguat, area akumulasi di level 7.900 sampai 8.000. Area cut loss bila turun di bawah level 7.700 dan target penguatan ke level 8.300 sampai 8.500.

2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berpeluang melemah, area sos di level 1.180 sampai 920. Area buy back jika break level 1.210 dan target pelemahan ke level 880 sampai 760.

3. PT BRI Syariah Tbk (BRIS) berpeluang melemah, area sos di level 1.690 sampai 1.220. Area buy back jika break level 1.730 dan target pelemahan ke level 1.170 sampai 920.

4. PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) berpeluang melemah, area sos di level 1.075 sampai 995. Area buy back jika break level 1.100 dan target pelemahan ke level 965 sampai 900.

Berita terkait: