Hari Keenam Operasi Patuh Jaya, Pelanggaran Melawan Arus Masih Tertinggi

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menilang 4.240 pelanggar lalu lintas pada hari keenam Operasi Patuh Jaya, di Jakarta dan sekitarnya, Selasa (28/7/2020). Pelanggaran melawan arus paling tertinggi dengan jumlah 1.078.

“Jumlah penindakan Operasi Patuh Jaya hari keenam, tilang sebanyak 4.240 dan teguran 8.010. Pelanggaran tertinggi adalah melawan arus dengan jumlah 1.078,” ujar Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar, Rabu (29/7/2020).

Dikatakan Fahri, kendaraan yang melanggar pada hari keenam didominasi sepeda motor dengan jumlah 3.424 unit. “Wilayah yang paling banyak terjadi pelanggaran lalu lintas di Jakarta Pusat dan Jakarta Timur,” ungkapnya.

Berdasarkan data Ditlantas Polda Metro Jaya, pada hari keenam Operasi Patuh Jaya 2019, polisi menilang 14.437 pelanggar. Jika dibandingkan dengan 2020 sebanyak 4.240 penilangan, jumlahnya mengalami penurunan 10.197 atau 70,63%.

Kemudian, teguran pada 2019 berjumlah 20.773 sedangkan 2020 sebanyak 8.010 perkara, turun 12.763 atau 61,44%.

Selama enam hari Operasi Patuh Jaya, sejak 23 hingga 28 Juli 2020, polisi menindak 35.900, dengan perincian tilang 12.736, dan 23.900 teguran kepada pelanggar lalu lintas.

Berita terkait: