Harga Emas

Harga emas mendatar (flat) pada perdagangan Rabu (16/9/2020) setelah banks sentral AS, Federal Reserve (the Fed) berjanji mempertahankan suku bunga rendah hingga 2023.

Harga emas di spot naik 0,1 persen menjadi US$ 1,958.29 per ounce, setelah mencapai level tertinggi sejak 2 September di US$ 1,973.16. Sementara emas berjangka AS naik 0,1 persen menjadi US$ 1.968,20.

Federal Reserve pada Rabu mengumumkan akan mempertahankan suku bunga mendekati nol selama bertahun-tahun sampai ekonomi AS pulih dari efek pandemi Covid-19 dan pasar tenaga kerja menjadi normal.

BACA JUGA

Fed Indikasikan Tahan Suku Bunga Dekati Nol Hingga 2023

Sementara belanja konsumen AS melambat pada Agustus, dengan penjualan ritel secara tak terduga menurun, menunjukkan pemulihan ekonomi tidak maksimal efek pandemi Covid-19.

“Data ekonomi yang lemah mendukung gagasan bahwa Fed akan tetap akomodatif, bahwa akan ada stimulus lain yang diberlakukan oleh Kongres AS, dan ini adalah pilar utama dukungan untuk emas,” kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger.

Suku bunga AS yang lebih rendah cenderung membebani imbal hasil obligasi dan dolar, sehingga memperkuat daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Sementara perak turun 0,1 persen menjadi US$ 27,22 per ounce, platinum berkurang 0,7 persen menjadi US$ 971,17 dan paladium turun 0,4 persen menjadi US$ 2.401,40.